Arsitektur itu seperti cinta tidak terikat oleh ruang dan waktu hanya pengungkap dan ungkapannya saja yang ber ubah-ubah. Arsitektur yang dulu adalah arsitektur yang sekarang, arsitektur yang sekarang adalah arsitektur yang akan datang dan arsitektur yang akan datang adalah arsitektur yang dulu. Dari tanah menjadi tanah, pagi menjadi pagi, malam menjadi malam dan siang menjadi siang. Jadi buat apalah berdebat tentang arsitektur yang dulu dan sekarang jikalau keduanya adalah arsitektur yang akan datang atau malah sebaliknya. Yang menjadi perdebatan tepat menurut saya adalah manfaatkah karya arsitektur yang kita karyakan.
Arsitektur itu seperti cinta, seharusnya hadir diseluruh elemen kehidupan kita kerena ketika kita mencinta cinta hadir diseluruh aktifitas keseharian kita, ketika berbicara, berbelanja, nonton tv atau sekedar duduk termangu. Semua terkaryakan, kata, prilaku atau kebiasaan, hobi atau gaya hidup bahkan untuk malas-malasan pun ada unsur-unsur konsepsi didalamnya hal tersebut tergantung pada para pelaku karya mau belajar dari semua itu atau tidak.
Arsitektur itu seperti cinta, tumbuhnya dihati bukan dikeserakahan dan ambisi yang membutakan makna karya dalam cipta. Keinginan berkarya yang tumbuh dari hati dan bukan dari motif-motif lain akan membuat pelaku karya bersungguh-sungguh dalam berkarya, tidak melihat proporsi karya pada ukuran besar atau kecilnya gubahan arsitekturnya tetapi pada ketepatan karya menyelesaikan masalah yang menjadi kebutuhan pemilik karya dan lingkungan tempat kedudukan karya.
Arsitektur itu seperti cinta, tidak mengeluh, tidak putus asa apalagi membisikkan pembelaan terhadap ego, yang ada hanya instropeksi karya, berusaha mematangkan pola berfikir karya dan memperbaiki sejarah berkarya. Setiap masalah yang berpotensi menimbulkan keluhan bagi para pencipta karya dipandang sebagai guru tebaik di antara guru-guru lainnya
Arsitektur seperti cinta, selalu dirindukan sehari saja tak berkarya serasa setahun tak berkarya. Karya adalah solusi dari permasalahan, permasalahan adalah produk kompleksitas kehidupan sehari berkarya setara dengan solusi permasalahan setahun begitulah pentingnya karya apalagi karya yang seperti cinta menjadi sejuta solusi permasalahan. Tidak berhenti mencinta berarti tidak berhenti berkarya tidak berhenti berkarya berarti tidak berhenti memecahkan masalah.
Arsitektur itu seperti cinta, selalu dimimpikan dalam tidur yang lelap, karya menjadi bunga dalam setiap tidur para pelaku karya. Karya itu seperti momok atau sebuah keharusan, hidup tampa karya berarti hidup tampa cinta karena esensi karya adalah manfaat begitu pula cinta. Digeluti, dikembangkan, dimutakhirkan dan diorientasikan menjadi keseharian maka jadilah dia mimpi.
Arsitektur itu seperti cinta, indah, nyaman dan membahagiakan tidak menyusahkan, merugikan apalagi membawa bencana pada orang lain. Karya yang merugikan dan membawa bencana jelaslah tidak seperti cinta yang menjadi solusi, yang dirindukan penikmat karya, yang di impikan, yang kehadirannya diharapkan selalu hadir diseluruh elemen kehidupan karena indahnya, nyamannya dan kebahagiaan yang diberikannya.
Arsitektur itu seperti cinta, susah dan senangnya jadi tantangan dalam berkarya bukan untuk di manipulasi tetapi benar-benar menjadi solusinya. Demi kemanfaatan ,demi penikmat karya, demi profesionalisme ke arsitekturan, demi etika dan moralitas dan demi cinta.
Archi blogger
Semoga Blogger Ini Bermanfaat Bagi Setiap Yang Membacanya.
SALAM TEKNIK
SALAM TEKNIK
Senin, 16 Mei 2011
Desain Arsitektur Dunia
Seperti apa desain arsitektur untuk masa depan? Perkembangan perkotaan yang semakin semrawut membuat para arsitek dunia mulai memikirkan untuk menciptakan bangunan-bangunan yang mampu mengatasi keterbatasan ruang, sumber energi, sumber makanan dan air bersih, dan juga kebutuhan masyarakat kota akan tempat beristirahat dan rekreasi yang nyaman.
1. Songjiang Hotel: Paradise in a Water-Filled Quarry
Untuk bertahan dari pemanasan global, populasi manusia yang terus tumbuh, dan tantangan-tantangan lainnya di masa depan, ada yang percaya bahwa kita harus memulainya dari sketsa dengan model baru peradaban manusia yang mengarahkan teknologi kita dan sumber daya yang ada pada arah yang positif, untuk kemakmuran manusia dan planet bumi.
The Songjiang Hotel didesain oleh Atkins Design, menggunakan suatu daerah bekas galian indah yang berisi air di distrik Songjiang tepat di pinggiran Shanghai, China. Desain inovatif ini dilengkapi dengan atap yang hijau, energi geotermal, dan ruangan di bawah air termasuk restoran dan kamar-kamar untuk tamu. Daerah galian ini menyediakan setting ideal untuk olahraga dan berlibur termasuk berenang, olahraga air, panajt tebing, dan bungee jumping.
Pada awalnya bangunan ini dijadualkan selesai pada pertengahan tahun 2009, tapi hingga saat ini masih berwujud konsep belaka. (Sumber)
2. Dragonfly, Ladang Metabolis untuk Pertanian Kota
Desainernya Vicent Vallebaut membuat desain luar biasa ini untuk mensinergikan sumber makanan, pemukiman, dan sumber energi di masa depan. Dragonfly (capung) merupakan konsep pertanian kota sebagai model untuk New York City’s Roosevelt Island dan meniru desain sayap capung dan didesain untuk menyediakan sumber makanan lokal yang segar dalam lingkungan kota.
Buah-buahan, sayuran, ternak, dan sumber susu diproduksi di atas 132 lantai Dragonfly. Seluruh strukturnya akan ditenagai dari kombinasi energi matahari dan angin. (Sumber)
3. The Venus Project: Menuju Peradaban Global yang Berkesinambungan
The Venus Project adalah sebuah visi untuk suatu peradaban dunia baru dan mendesain ulang seluruh kebudayaan kita.
Kota-kota yang bersirkulasi, dengan ladang-ladang pertanian di dalamnya dan juga public transit, selaras dengan kota-kota laut yang mampu mengakomodasi jutaan manusia, hanyalah merupakan bagian dari ide revolusioner yang kompleks ini. (Sumber)
4. Origami, Tinggal di Apartemen Indoor/Outdoor Tanpa Kelim (Seamless)
Dengan membuat bangunan apartemen yang seluruhnya vertikal, kita dapat mengatasi keterbatasan ruang kota dan menyediakan taman hijau yang subur untuk tiap penghuninya.
Origami, didesain oleh Kann Finch untuk Meydan City di Dubai, akan memberikan tiap apartemen kualitas terbuka yang menambah area tinggal internal menjadi balkon-balkon yang luas dengan dinding-dinding jendela yang bisa diangkat ke atas.
Layar solid/kaca berpola turut memberikan kesan visual yang menarik dari luar dan memberikan perlindungan serta privasi bagi penghuninya. (Sumber)
5. Dinamis, Tower Tenaga Angin yang Berputar
Arsitek asal Italia David Fischer mendesain Dynamic Tower Skyscraper yang tiap 80 lantainya akan berputar melalui perintah suara (voice).
Fischer menginginkan desain ruang dimana Anda bisa menikmati matahari terbit dan tebenam dari ruang yang sama. Putarannya akan memakan waktu 3 jam dan ditenagai oleh panel-panel surya dan 79 turbin angin, dengan satu turbin yang ditempatkan di antara tiap lantai. Hampir seluruh strukturnya dibuat secara off-site. (Sumber)
Konstruksi ini direncanakan baru akan selesai pada akhir 2010.
6. Sky-Terra Skyscrapers: Rekreasi di Langit Kota
Saat kota-kota menjadi lebih semrawut, ruang hijau menjadi sangat penting. Salah satu ide untuk menyediakan ruang rekreasi di lingkungan kota adalah hasil karya desainer asal San Fransisco Joanna Borek-Clement yaitu Sky-Terra Skycrapers.
Sky-Terra merupakan jaringan pencakar-pencakar langit yang berdiri di atas langit kota dengan taman-tamannya, ampitheater, kolam renang, dan fasilitas publik lainnya. Bagian pusat dari tiap strukturnya memiliki elevator-elevator sebagai alat transportasi menuju ke atas. (Sumber)
7. ‘My Dream, Our Vision’ oleh Design Act
Sky-Terra merupakan jaringan pencakar-pencakar langit yang berdiri di atas langit kota dengan taman-tamannya, ampitheater, kolam renang, dan fasilitas publik lainnya. Bagian pusat dari tiap strukturnya memiliki elevator-elevator sebagai alat transportasi menuju ke atas. (Sumber)
7. ‘My Dream, Our Vision’ oleh Design Act
Konsep ini menggunakan kubus-kubus yang dipermutasi untuk menciptakan bangunan berbentuk piksel-piksel seperti "awan digital" di atas taman rumput yang hijau. (Sumber)
8. No Man’s Land: Air Bersih, Energi yang Bersih, dan Kedamaian
Konsep No Man's Land dari kantor arsitek Phu Hoang New York memberikan solusi bagi kontrol air Bersih yang merupakan isu spesifik di Timur Tengah. Konsep ini juga menyediakan rekreasi, atraksi pariwisata, dan energi yang berksinambungan.
Desain No Man's Land terdiri dari jaringan pulau-pulau, menciptakan kepulauan buatan yang mengekstrak molekul-molekul di udara untuk proses desalinisasi, menyediakan air bersih dari Laut Mati untuk minum. (Sumber)
9. Pertanian Dystopian di Manhattan
1. Songjiang Hotel: Paradise in a Water-Filled Quarry
Untuk bertahan dari pemanasan global, populasi manusia yang terus tumbuh, dan tantangan-tantangan lainnya di masa depan, ada yang percaya bahwa kita harus memulainya dari sketsa dengan model baru peradaban manusia yang mengarahkan teknologi kita dan sumber daya yang ada pada arah yang positif, untuk kemakmuran manusia dan planet bumi.
The Songjiang Hotel didesain oleh Atkins Design, menggunakan suatu daerah bekas galian indah yang berisi air di distrik Songjiang tepat di pinggiran Shanghai, China. Desain inovatif ini dilengkapi dengan atap yang hijau, energi geotermal, dan ruangan di bawah air termasuk restoran dan kamar-kamar untuk tamu. Daerah galian ini menyediakan setting ideal untuk olahraga dan berlibur termasuk berenang, olahraga air, panajt tebing, dan bungee jumping.
Pada awalnya bangunan ini dijadualkan selesai pada pertengahan tahun 2009, tapi hingga saat ini masih berwujud konsep belaka. (Sumber)
2. Dragonfly, Ladang Metabolis untuk Pertanian Kota
Desainernya Vicent Vallebaut membuat desain luar biasa ini untuk mensinergikan sumber makanan, pemukiman, dan sumber energi di masa depan. Dragonfly (capung) merupakan konsep pertanian kota sebagai model untuk New York City’s Roosevelt Island dan meniru desain sayap capung dan didesain untuk menyediakan sumber makanan lokal yang segar dalam lingkungan kota.
Buah-buahan, sayuran, ternak, dan sumber susu diproduksi di atas 132 lantai Dragonfly. Seluruh strukturnya akan ditenagai dari kombinasi energi matahari dan angin. (Sumber)
3. The Venus Project: Menuju Peradaban Global yang Berkesinambungan
The Venus Project adalah sebuah visi untuk suatu peradaban dunia baru dan mendesain ulang seluruh kebudayaan kita.
Kota-kota yang bersirkulasi, dengan ladang-ladang pertanian di dalamnya dan juga public transit, selaras dengan kota-kota laut yang mampu mengakomodasi jutaan manusia, hanyalah merupakan bagian dari ide revolusioner yang kompleks ini. (Sumber)
4. Origami, Tinggal di Apartemen Indoor/Outdoor Tanpa Kelim (Seamless)
Dengan membuat bangunan apartemen yang seluruhnya vertikal, kita dapat mengatasi keterbatasan ruang kota dan menyediakan taman hijau yang subur untuk tiap penghuninya.
Origami, didesain oleh Kann Finch untuk Meydan City di Dubai, akan memberikan tiap apartemen kualitas terbuka yang menambah area tinggal internal menjadi balkon-balkon yang luas dengan dinding-dinding jendela yang bisa diangkat ke atas.
Layar solid/kaca berpola turut memberikan kesan visual yang menarik dari luar dan memberikan perlindungan serta privasi bagi penghuninya. (Sumber)
5. Dinamis, Tower Tenaga Angin yang Berputar
Arsitek asal Italia David Fischer mendesain Dynamic Tower Skyscraper yang tiap 80 lantainya akan berputar melalui perintah suara (voice).
Fischer menginginkan desain ruang dimana Anda bisa menikmati matahari terbit dan tebenam dari ruang yang sama. Putarannya akan memakan waktu 3 jam dan ditenagai oleh panel-panel surya dan 79 turbin angin, dengan satu turbin yang ditempatkan di antara tiap lantai. Hampir seluruh strukturnya dibuat secara off-site. (Sumber)
Konstruksi ini direncanakan baru akan selesai pada akhir 2010.
6. Sky-Terra Skyscrapers: Rekreasi di Langit Kota
Saat kota-kota menjadi lebih semrawut, ruang hijau menjadi sangat penting. Salah satu ide untuk menyediakan ruang rekreasi di lingkungan kota adalah hasil karya desainer asal San Fransisco Joanna Borek-Clement yaitu Sky-Terra Skycrapers.
Sky-Terra merupakan jaringan pencakar-pencakar langit yang berdiri di atas langit kota dengan taman-tamannya, ampitheater, kolam renang, dan fasilitas publik lainnya. Bagian pusat dari tiap strukturnya memiliki elevator-elevator sebagai alat transportasi menuju ke atas. (Sumber)
7. ‘My Dream, Our Vision’ oleh Design Act
Sky-Terra merupakan jaringan pencakar-pencakar langit yang berdiri di atas langit kota dengan taman-tamannya, ampitheater, kolam renang, dan fasilitas publik lainnya. Bagian pusat dari tiap strukturnya memiliki elevator-elevator sebagai alat transportasi menuju ke atas. (Sumber)
7. ‘My Dream, Our Vision’ oleh Design Act
Konsep ini menggunakan kubus-kubus yang dipermutasi untuk menciptakan bangunan berbentuk piksel-piksel seperti "awan digital" di atas taman rumput yang hijau. (Sumber)
8. No Man’s Land: Air Bersih, Energi yang Bersih, dan Kedamaian
Konsep No Man's Land dari kantor arsitek Phu Hoang New York memberikan solusi bagi kontrol air Bersih yang merupakan isu spesifik di Timur Tengah. Konsep ini juga menyediakan rekreasi, atraksi pariwisata, dan energi yang berksinambungan.
Desain No Man's Land terdiri dari jaringan pulau-pulau, menciptakan kepulauan buatan yang mengekstrak molekul-molekul di udara untuk proses desalinisasi, menyediakan air bersih dari Laut Mati untuk minum. (Sumber)
9. Pertanian Dystopian di Manhattan
Minggu, 08 Mei 2011
Mall Terbesar Didunia
1.Mall of America (Minnesota, USA)
MAL BESAR MEMILIKI TAMAN DAN SEBUAH KAPEL PERNIKAHAN, DI MANA LEBIH DARI 5.000 PASANGAN TELAH MENIKAH SEJAK PEMBUKAANNYA. MALL OF AMERICA DIBUKA PADA TAHUN 1992 DAN MERUPAKAN MAL TERBESAR KETIGA DI AMERIKA UTARA.
MAL INI MEMILIKI AREA KOTOR 4.200.000 KAKI PERSEGI TERSEDIA SEBAGAI RUANG RITEL. ITU SETARA DENGAN TUJUH STADION YANKEE DI DALAMNYA! MALL OF AMERICA ADALAH PUSAT PERBELANJAAN YANG PALING BANYAK DIKUNJUNGI DI DUNIA DENGAN LEBIH DARI 40 JUTA PENGUNJUNG SETIAP TAHUNNYA (ATAU KIRA-KIRA DELAPAN KALI JUMLAH PENDUDUK NEGARA BAGIAN MINNESOTA). JIKA ANDA BERADA DI TOKO SELAMA 10 MENIT MAKA ANDA AKAN MENGHABISKAN LEBIH DARI 86 JAM UNTUK MENYELESAIKAN KUNJUNGAN KE SELURUH TOKO DI MALL OF AMERICA. MAL INI MEMPUNYAI BIOSKOP, TAMAN DENGAN TEMA NICKELODEON UNIVERSE , AKUARIUM, PETUALANGAN GOLF , SIMULATOR PENERBANGAN, DAN RUMAH KOMEDI
2.MALL OF THE EMIRATES (DUBAI)
MALL OF THE EMIRATES ADALAH RESOR HIBURAN DAN PERBELANJAAN. STRATEGIS TERLETAK DI DUBAI, PUSAT DENGAN LUAS 223.000 METER PERSEGI MENAWARKAN BERBAGAI SARANA BERBELANJA, REKREASI, DAN HIBURAN.
PUSAT PERBELANJAAN INI ADALAH RUMAH BAGI LEBIH DARI 450 PENGECER DAN JUGA FITUR YANG LENGKAP DARI PILIHAN HIBURAN TERMASUK SKI DUBAI, TUJUAN SKI INDOOR PERTAMA DI TIMUR TENGAH, SEBUAH PLANET MAGIC DUA TINGKAT , PUSAT HIBURAN INDOOR KELUARGA TERBESAR DI NEGERI INI, 14-LAYAR CINESTAR BIOSKOP DAN KOMUNITAS SENI DUBAI DAN TEATER DENGAN GALERI 500-KURSI TEATER DAN SENI.
PERKEMBANGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN AKAN MENGGABUNGKAN DUA HOTEL, TERMASUK KEMPINSKI 5-BINTANG, YANG AKAN MENAWARKAN LEBIH DARI 900 KAMAR GABUNGAN, SEJUMLAH RESTORAN BERLISENSI, LAPANGAN TENIS,JUGA KOLAM RENANG DAN
3.TOKYO MIDTOWN MALL (TOKYO, JAPAN)
TOKYO MIDTOWN DIBUKA PADA 2007 DAN MERUPAKAN PENGEMBANGAN CAMPURAN DIGUNAKAN DI ROPPONGI. MENARA UTAMA MEMILIKI PERUSAHAAN PENTING SEBAGAI PENYEWA, SEPERTI YAHOO, FUJI XEROX, SEBUAH KLINIK OLEH JOHN HOPKINS HOSPITAL DAN RITZ CARLTON HOTEL. PUSAT PERBELANJAAN DAN MAKAN ADALAH RUMAH BAGI MEREK-MEREK TERKENAL DI DUNIA BANYAK DAN KOKI. KOMPLEKS INI JUGA RUMAH BAGI 21_21 DESIGN SIGHT, ADALAH GALERI DESAIN DAN LOKAKARYA OLEH PERANCANG BUSANA ISSAY MIYAKE DAN TADAO ANDO.ARSITEK TERKEMUKA DUNIA
4. GRAND CANAL SHOPPES (LAS VEGAS, USA)
GRAND CANAL SHOPPES SELUAS 500.000 KAKI2 (46.000 M2) PUSAT PERBELANJAAN KELAS ATAS YANG BERDEKATAN DENGAN THE VENETIAN HOTEL & CASINO DAN THE PALAZZO DI LAS VEGAS STRIP DI PARADISE, NEVADA.
MAL DIBUKA BERSAMA DENGAN HOTEL VENESIA PADA TAHUN 1999. MEMILIKI KANAL DALAM RUANGAN, DIMANA GONDOLA AKAN MEMBAWA ANDA BERKELILING MAL. MAL INI RUMAH BERBAGAI TOKO UNGGULAN, FASHION BARNEYS NEW YORK DAN BANYAK DESAINER JUGA BUTIK KELAS ATAS. PERTUNJUKAN LIVE DAPAT DITEMUKAN DI SELURUH MAL. PADA TAHUN 2008, MAL INI MEMILIKI 20 JUTA PENGUNJUNG SETAHUN, TERMASUK YANG TERTINGGI
5.WAFI MALL (DUBAI)
WAFI CITY MALL MEMILIKI LEBIH DARI 350 TOKO YANG MENAWARKAN MEREK-MEREK DUNIA YANG PALING ASLI, DIHARGAI DAN SIGNIFIKAN, BANYAK YANG DIBATASI UNTUK WAFI.
ENTAH ITU SENI, FASHION, MAKANAN, HIBURAN ATAU GAYA HIDUP, ANDA AKAN MENEMUKAN TAMPILAN YANG PALING CANGGIH DI WAFI. PADA TAHUN 2008, WAFI MENERIMA PENGHARGAAN BEST SHOPPING MALL, BEST RESTAURANT, BEST NEW HOTEL, SPA TERBAIK DAN BEST INDEPENDEN BOUTIQUE. DENGAN SOUK TERKENAL, BELANJA KELAS DUNIA DAN MAKAN TERBAIK DI DUBAI, HANYA ADA SATU WAFI.
6. WEST EDMONTON MALL (ALBERTA, CANADA)
MALL TERBESAR KE-5 DI DUNIA DAN YANG TERBESAR DI AMERIKA UTARA FITUR TAMAN AIR TERBESAR INDOOR, YANG MEMILIKI KOLAM OMBAK TERBESAR DI DUNIA.
DIBANGUN PADA TAHUN 1981, MALL MEMILIKI LEBIH DARI 800 TOKO DAN JASA DAN PARKIR UNTUK LEBIH DARI 20.000 KENDARAAN. MALL INI JUGA MENCAKUP AREA TEMA TERMASUK: BOURBON STREET (NEW ORLEANS-GAYA KLUB DAN RESTORAN), EUROPA BOULEVARD, DAN CHINATOWN. MAL INI MEMILIKI TAMAN YANG DISEBUT GALAXYLAND DENGAN SEJUMLAH ATRAKSI TERMASUK ROLLER COASTER. SELAIN ITU, MAL MEMILIKI DANAU INDOOR, YANG MERUPAKAN RUMAH BAGI EMPAT SINGA LAUT DAN REPLIKA DARI SANTA MARIA. MALL INI JUGA MEMILIKI SEBUAH HOTEL, BERBAGAI MENEMBAK DALAM RUANGAN, KEBUN BINATANG, TEATER, BIOSKOP, EMPAT STASIUN RADIO DAN SEBUAH KAPEL ANTAR-DENOMINASI.
7. DUBAI MALL (DUBAI)
DUBAI MALL ADALAH MALL TERBESAR DI DUNIA DARI SEGI LUAS (12,1 JUTA KAKI PERSEGI).
MAL INI MEMILIKI 1.200 TOKO DAN RUMAH-RUMAH AKUARIUM, YANG MERAIH GUINNESS WORLD RECORD UNTUK "LARGEST ACRYLIC PANEL". MALL INI JUGA MERUPAKAN RUMAH BAGI GELANGGANG ES, 250-KAMAR HOTEL MEWAH, LAYAR BIOSKOP 22 DITAMBAH 120 RESTORAN DAN KAFE. HAL INI JUGA MEMILIKI FITUR UNIK "MAL-DI DALAM SEBUAH -A-MAL" KONSEP DENGAN PUSAT PERBELANJAAN BERTEMA SEPERTI GOLD SOUK, FASHION ISLAND, DAN THE GROVE, SEBUAH STREETSCAPE INDOOR-OUTDOOR DENGAN ATAP YANG BISA DIBUKA TUTUP.
8.BEIJING MALL (BEIJING, CHINA)
MALL INI MASUK SEBAGAI 10 MALL TERBESAR SEDUNIA, JUGA MEMILIKI PERINGKAT DI TOP 10 MAL MEWAH DARI BEIJING DENGAN LUAS 3,4 JUTA KAKI PERSEGI
9. ISTANBUL CEVAHIR (ISTANBUL, TURKEY)
MALL INI MERUPAKAN PUSAT PERBELANJAAN TERBESAR DI EROPA. TERLETAK DI ISTANBUL, TURKI, MEMILIKI 343 TOKO-TOKO, SEKITAR 50 RESTORAN, 12 BIOSKOP, TERMASUK TEATER PRIBADI, RUANG BOWLING, ROLLER COASTER KECIL DAN ATAP KACA DENGAN JAM TERBESAR KEDUA DI DUNIA DI BAWAH ATAP.
10. KING OF PRUSSIA MALL (PENNSYLVANIA, USA)
MENAWARKAN TUJUH DEPARTMENT STORE KELAS DUNIA DAN LEBIH DARI 400 TOKO, BUTIK, DAN RESTORAN, KING OF PRUSIA MEMILIKI RUANG PERBELANJAAN MURNI RITEL DARIPADA DAYA TARIK LAIN DI AMERIKA DAN FITUR TOKO YANG TIDAK DAPAT DITEMUKAN DI TEMPAT LAIN DI WILAYAH INI.
11. ZLOTE TARASY MALL (WARSAW, POLAND)
TARASY ZŁOTE (BAHASA INGGRIS: GOLDEN TERRACES) ADALAH KANTOR, KOMERSIAL, DAN KOMPLEKS HIBURAN DI PUSAT KOTA WARSAWA, POLANDIA, TERLETAK DI SEBELAH STASIUN KERETA API PUSAT ANTARA JANA PAWŁA II DAN PLATER EMILII , DIBUKA PADA TANGGAL 7 FEBRUARI 2007.
12. WESTFIELD LONDON SHOPPING CENTRE (ENGLAND)
WESTFIELD LONDON ADALAH PUSAT PERBELANJAAN DI SHEPHERD'S BUSH DI LONDON BOROUGH OF HAMMERSMITH DAN FULHAM. PUSAT INI DIKEMBANGKAN OLEH GRUP WESTFIELD, DIJALANKAN OLEH FRANK LOWY DIBATASI OLEH WEST CROSS ROUTE (A3220), THE WESTWAY (A40) AND WOOD LANE (A219), DAN DIBUKA PADA TANGGAL 30 OKTOBER 2008.
UKURAN MALL INI DENGAN LUAS LANTAI RITEL 150.000 M² (1.615M FT ²), SETARA DENGAN SEKITAR 30 LAPANGAN SEPAK BOLA. PADA SAAT PEMBUKAANNYA MALL INI MENJADI PUSAT PERBELANJAAN TERBESAR KETIGA DI INGGRIS
ini adalah Moll terbesar didunia yang wajib dikunjungi, yang dilengkapai berbagai fasilitas yang dapat membuat para pengunjung terasa nyman dan dapat terpenuhi kebutuhannya, selain itu dalam dunia arsitek design Moll sangat dibutuhkan untuk menarik para pengunjung dengan estetikanya yang menawan... ~ JB ~
MAL BESAR MEMILIKI TAMAN DAN SEBUAH KAPEL PERNIKAHAN, DI MANA LEBIH DARI 5.000 PASANGAN TELAH MENIKAH SEJAK PEMBUKAANNYA. MALL OF AMERICA DIBUKA PADA TAHUN 1992 DAN MERUPAKAN MAL TERBESAR KETIGA DI AMERIKA UTARA.
MAL INI MEMILIKI AREA KOTOR 4.200.000 KAKI PERSEGI TERSEDIA SEBAGAI RUANG RITEL. ITU SETARA DENGAN TUJUH STADION YANKEE DI DALAMNYA! MALL OF AMERICA ADALAH PUSAT PERBELANJAAN YANG PALING BANYAK DIKUNJUNGI DI DUNIA DENGAN LEBIH DARI 40 JUTA PENGUNJUNG SETIAP TAHUNNYA (ATAU KIRA-KIRA DELAPAN KALI JUMLAH PENDUDUK NEGARA BAGIAN MINNESOTA). JIKA ANDA BERADA DI TOKO SELAMA 10 MENIT MAKA ANDA AKAN MENGHABISKAN LEBIH DARI 86 JAM UNTUK MENYELESAIKAN KUNJUNGAN KE SELURUH TOKO DI MALL OF AMERICA. MAL INI MEMPUNYAI BIOSKOP, TAMAN DENGAN TEMA NICKELODEON UNIVERSE , AKUARIUM, PETUALANGAN GOLF , SIMULATOR PENERBANGAN, DAN RUMAH KOMEDI
2.MALL OF THE EMIRATES (DUBAI)
MALL OF THE EMIRATES ADALAH RESOR HIBURAN DAN PERBELANJAAN. STRATEGIS TERLETAK DI DUBAI, PUSAT DENGAN LUAS 223.000 METER PERSEGI MENAWARKAN BERBAGAI SARANA BERBELANJA, REKREASI, DAN HIBURAN.
PUSAT PERBELANJAAN INI ADALAH RUMAH BAGI LEBIH DARI 450 PENGECER DAN JUGA FITUR YANG LENGKAP DARI PILIHAN HIBURAN TERMASUK SKI DUBAI, TUJUAN SKI INDOOR PERTAMA DI TIMUR TENGAH, SEBUAH PLANET MAGIC DUA TINGKAT , PUSAT HIBURAN INDOOR KELUARGA TERBESAR DI NEGERI INI, 14-LAYAR CINESTAR BIOSKOP DAN KOMUNITAS SENI DUBAI DAN TEATER DENGAN GALERI 500-KURSI TEATER DAN SENI.
PERKEMBANGAN MENGGUNAKAN CAMPURAN AKAN MENGGABUNGKAN DUA HOTEL, TERMASUK KEMPINSKI 5-BINTANG, YANG AKAN MENAWARKAN LEBIH DARI 900 KAMAR GABUNGAN, SEJUMLAH RESTORAN BERLISENSI, LAPANGAN TENIS,JUGA KOLAM RENANG DAN
3.TOKYO MIDTOWN MALL (TOKYO, JAPAN)
TOKYO MIDTOWN DIBUKA PADA 2007 DAN MERUPAKAN PENGEMBANGAN CAMPURAN DIGUNAKAN DI ROPPONGI. MENARA UTAMA MEMILIKI PERUSAHAAN PENTING SEBAGAI PENYEWA, SEPERTI YAHOO, FUJI XEROX, SEBUAH KLINIK OLEH JOHN HOPKINS HOSPITAL DAN RITZ CARLTON HOTEL. PUSAT PERBELANJAAN DAN MAKAN ADALAH RUMAH BAGI MEREK-MEREK TERKENAL DI DUNIA BANYAK DAN KOKI. KOMPLEKS INI JUGA RUMAH BAGI 21_21 DESIGN SIGHT, ADALAH GALERI DESAIN DAN LOKAKARYA OLEH PERANCANG BUSANA ISSAY MIYAKE DAN TADAO ANDO.ARSITEK TERKEMUKA DUNIA
4. GRAND CANAL SHOPPES (LAS VEGAS, USA)
GRAND CANAL SHOPPES SELUAS 500.000 KAKI2 (46.000 M2) PUSAT PERBELANJAAN KELAS ATAS YANG BERDEKATAN DENGAN THE VENETIAN HOTEL & CASINO DAN THE PALAZZO DI LAS VEGAS STRIP DI PARADISE, NEVADA.
MAL DIBUKA BERSAMA DENGAN HOTEL VENESIA PADA TAHUN 1999. MEMILIKI KANAL DALAM RUANGAN, DIMANA GONDOLA AKAN MEMBAWA ANDA BERKELILING MAL. MAL INI RUMAH BERBAGAI TOKO UNGGULAN, FASHION BARNEYS NEW YORK DAN BANYAK DESAINER JUGA BUTIK KELAS ATAS. PERTUNJUKAN LIVE DAPAT DITEMUKAN DI SELURUH MAL. PADA TAHUN 2008, MAL INI MEMILIKI 20 JUTA PENGUNJUNG SETAHUN, TERMASUK YANG TERTINGGI
5.WAFI MALL (DUBAI)
WAFI CITY MALL MEMILIKI LEBIH DARI 350 TOKO YANG MENAWARKAN MEREK-MEREK DUNIA YANG PALING ASLI, DIHARGAI DAN SIGNIFIKAN, BANYAK YANG DIBATASI UNTUK WAFI.
ENTAH ITU SENI, FASHION, MAKANAN, HIBURAN ATAU GAYA HIDUP, ANDA AKAN MENEMUKAN TAMPILAN YANG PALING CANGGIH DI WAFI. PADA TAHUN 2008, WAFI MENERIMA PENGHARGAAN BEST SHOPPING MALL, BEST RESTAURANT, BEST NEW HOTEL, SPA TERBAIK DAN BEST INDEPENDEN BOUTIQUE. DENGAN SOUK TERKENAL, BELANJA KELAS DUNIA DAN MAKAN TERBAIK DI DUBAI, HANYA ADA SATU WAFI.
6. WEST EDMONTON MALL (ALBERTA, CANADA)
MALL TERBESAR KE-5 DI DUNIA DAN YANG TERBESAR DI AMERIKA UTARA FITUR TAMAN AIR TERBESAR INDOOR, YANG MEMILIKI KOLAM OMBAK TERBESAR DI DUNIA.
DIBANGUN PADA TAHUN 1981, MALL MEMILIKI LEBIH DARI 800 TOKO DAN JASA DAN PARKIR UNTUK LEBIH DARI 20.000 KENDARAAN. MALL INI JUGA MENCAKUP AREA TEMA TERMASUK: BOURBON STREET (NEW ORLEANS-GAYA KLUB DAN RESTORAN), EUROPA BOULEVARD, DAN CHINATOWN. MAL INI MEMILIKI TAMAN YANG DISEBUT GALAXYLAND DENGAN SEJUMLAH ATRAKSI TERMASUK ROLLER COASTER. SELAIN ITU, MAL MEMILIKI DANAU INDOOR, YANG MERUPAKAN RUMAH BAGI EMPAT SINGA LAUT DAN REPLIKA DARI SANTA MARIA. MALL INI JUGA MEMILIKI SEBUAH HOTEL, BERBAGAI MENEMBAK DALAM RUANGAN, KEBUN BINATANG, TEATER, BIOSKOP, EMPAT STASIUN RADIO DAN SEBUAH KAPEL ANTAR-DENOMINASI.
7. DUBAI MALL (DUBAI)
DUBAI MALL ADALAH MALL TERBESAR DI DUNIA DARI SEGI LUAS (12,1 JUTA KAKI PERSEGI).
MAL INI MEMILIKI 1.200 TOKO DAN RUMAH-RUMAH AKUARIUM, YANG MERAIH GUINNESS WORLD RECORD UNTUK "LARGEST ACRYLIC PANEL". MALL INI JUGA MERUPAKAN RUMAH BAGI GELANGGANG ES, 250-KAMAR HOTEL MEWAH, LAYAR BIOSKOP 22 DITAMBAH 120 RESTORAN DAN KAFE. HAL INI JUGA MEMILIKI FITUR UNIK "MAL-DI DALAM SEBUAH -A-MAL" KONSEP DENGAN PUSAT PERBELANJAAN BERTEMA SEPERTI GOLD SOUK, FASHION ISLAND, DAN THE GROVE, SEBUAH STREETSCAPE INDOOR-OUTDOOR DENGAN ATAP YANG BISA DIBUKA TUTUP.
8.BEIJING MALL (BEIJING, CHINA)
MALL INI MASUK SEBAGAI 10 MALL TERBESAR SEDUNIA, JUGA MEMILIKI PERINGKAT DI TOP 10 MAL MEWAH DARI BEIJING DENGAN LUAS 3,4 JUTA KAKI PERSEGI
9. ISTANBUL CEVAHIR (ISTANBUL, TURKEY)
MALL INI MERUPAKAN PUSAT PERBELANJAAN TERBESAR DI EROPA. TERLETAK DI ISTANBUL, TURKI, MEMILIKI 343 TOKO-TOKO, SEKITAR 50 RESTORAN, 12 BIOSKOP, TERMASUK TEATER PRIBADI, RUANG BOWLING, ROLLER COASTER KECIL DAN ATAP KACA DENGAN JAM TERBESAR KEDUA DI DUNIA DI BAWAH ATAP.
10. KING OF PRUSSIA MALL (PENNSYLVANIA, USA)
MENAWARKAN TUJUH DEPARTMENT STORE KELAS DUNIA DAN LEBIH DARI 400 TOKO, BUTIK, DAN RESTORAN, KING OF PRUSIA MEMILIKI RUANG PERBELANJAAN MURNI RITEL DARIPADA DAYA TARIK LAIN DI AMERIKA DAN FITUR TOKO YANG TIDAK DAPAT DITEMUKAN DI TEMPAT LAIN DI WILAYAH INI.
11. ZLOTE TARASY MALL (WARSAW, POLAND)
TARASY ZŁOTE (BAHASA INGGRIS: GOLDEN TERRACES) ADALAH KANTOR, KOMERSIAL, DAN KOMPLEKS HIBURAN DI PUSAT KOTA WARSAWA, POLANDIA, TERLETAK DI SEBELAH STASIUN KERETA API PUSAT ANTARA JANA PAWŁA II DAN PLATER EMILII , DIBUKA PADA TANGGAL 7 FEBRUARI 2007.
12. WESTFIELD LONDON SHOPPING CENTRE (ENGLAND)
WESTFIELD LONDON ADALAH PUSAT PERBELANJAAN DI SHEPHERD'S BUSH DI LONDON BOROUGH OF HAMMERSMITH DAN FULHAM. PUSAT INI DIKEMBANGKAN OLEH GRUP WESTFIELD, DIJALANKAN OLEH FRANK LOWY DIBATASI OLEH WEST CROSS ROUTE (A3220), THE WESTWAY (A40) AND WOOD LANE (A219), DAN DIBUKA PADA TANGGAL 30 OKTOBER 2008.
UKURAN MALL INI DENGAN LUAS LANTAI RITEL 150.000 M² (1.615M FT ²), SETARA DENGAN SEKITAR 30 LAPANGAN SEPAK BOLA. PADA SAAT PEMBUKAANNYA MALL INI MENJADI PUSAT PERBELANJAAN TERBESAR KETIGA DI INGGRIS
ini adalah Moll terbesar didunia yang wajib dikunjungi, yang dilengkapai berbagai fasilitas yang dapat membuat para pengunjung terasa nyman dan dapat terpenuhi kebutuhannya, selain itu dalam dunia arsitek design Moll sangat dibutuhkan untuk menarik para pengunjung dengan estetikanya yang menawan... ~ JB ~
Jumat, 06 Mei 2011
Pengertian Arsitektur ,Modern,Postmodern,Dekonstruksi
A.ARSITEKTUR MODERN
Sepanjang sejarah manusia, Arsitektur hanya mengalami satu kali perubahan yang mendasar, yaitu di saat hadirnya Arsitektur Modern
. Sampai dengan masa Neo-klasik abad ke-19, Arsitektur dianggap sebagai pengetahuan kesenian, yaitu seni bangunan. Artinya Arsitektur dianggap sebagai suatu ‘olah rasa’ yang dibuat berdasarkan perasaan sebagai sumber idenya dan tidak ada rumusnya.
Merintis Modern
Di pertengahan abad ke-18, tahun 1750-an di Perancis, muncul orang-orang yang berambisi untuk menghasilkan Arsitektur dengan menggunakan akal dan idenya sebagai sumber idenya, bukan seni dengan perasaan.
Beberapa nama tersebut adalah :
1. Boulle
2. Blondel,
3. Quatremere de Quincy
(Tipologi misalnya, dimunculkan pertama kali pada abad ke-18 oleh Quatremere de Quincy.)
Bagi mereka ini, Arsitektur adalah olah pikir, bukan olah seni. Bagi dunia Arsitektur, apa yang dilakukan oleh orang-orang Perancis ini adalah sebuah reformasi, perubahan. tak ayal lagi, sejarah menobatkan orang-orang ini sebagai the first Modern
. Dengan demikian, dapat saj dikatakan bahwa Arsitektur Modern
ini sudah hadir pada abad ke-18 bukan abad ke-20. Tetapi, yang dimaksud Arsitektur Modern
bukan karya Arsitektur, bukan bangunan atau gedung tapi adalah ide, gagasan, pikiran atau pengetahuan dasar tentang Arsitektur. Oleh sebab itu seringkali dikatakan bahwa pikiran-pikiran dasar/pokok mengenai Arsitektur Modern
telah dimunculkan di abad ke-18.
Pikiran-pikiran dasar yang baru tadi, baru mendapat kesempatan untuk direalisasikan pada pertengahan abad 19, karena beberapa hal :
1. Di pertengahan abad 19 itu secara resmi pendidikan Arsitektur telah terbagi menjadi dua yaitu :
Ecole des Beaux Arts – yang mengajarkan Arsitektur sebagai kesenian
Ecole Polytechnique – yang mengajarkan Arsitektur sebagai ilmu teknik sipil
2. Munculnya industri bahan bangunan, yang mampu menghasilkan keseragaman ukuran dan kecepatan membangun. Kedua hal ini menjadi faktor yang sangat mendorong percepatan dari Arsitektur Modern tersebut.
yang pertama, karena dalam perwujudannya mampui memperlihatkan keberadan dari Arsitektur yang mendominasikan unsur space sebagai. Sebelumnya, form merupakan unsur utama perancangan Arsitektur
Eiffel Tower karya Gustav Eiffel, seorang insinyur sipil.
Kesimpulan:
Ide tahun 1750: ide tentang Arsitektur adalah ‘olah pikir’ dan bukan ‘olah rasa’
Ide tahun 1851: ide tebtang Arsitektur adalah permainan ‘ruang’ dan bukan ‘bentuk’
Modern
Periode 1890 – 1930
Mulai tahun 1890-an sampai dengan 1930-an, terjadi sejumlah pertentangan dalam dunia Arsitektur yang ditunjukkan melalui munculnya berbagai eksperimen yang dilekukan oleh perorangan maupun oleh kelompok, Eksperimen tersebut, kalau diungkapkan sebagai sebuah pertentangan akan dapat dikatakan sebagai berikut ini.
Arsitektur sebagai art vs Arsitektur sebagai science
Arsitektur sebagai form vs Arsitektur sebagai space
rsitektur sebagai craft vs Arsitektur sebagai assembly
Arsitektur sebagai karya manual vs Arsitektur sebagai karya machinal
Ya, Dibutuhkan 40 tahun untuk mengubah Arsitektur menjadi sekarang apa yang dikenal sebagai Arsitektur Modern
. Antara 1890-1930 muncul berbagai macam pergerakan: art and craft, art noveau, ekspresionisme, Bauhaus, Amsterdam School, Rotterdam School, dll.
Periode 40 tahun itu merupakan puncak sekaligus titik awal dari Arsitektur Modern
.
Periode 1950-1960an
Dalam sejarah Arsitektur, berakhirnya Perang Dunia II membawa perjalanan Arsitektur dapat dibaca dari dua sisi yang saling berlawanan yakni:
a. Bagi mereka yang berpihak pada Teknologi dan Industrialisasi, tahun 1950-an dikatakan sebagai titik puncak kejayaan Arsitektur Modern
b. Bagi mereka yang menempatkan Arsitektur sebagai karya yang estetik dan artistik, tahun 1950-an dilihat sebagai titik awal kemerosotan Arsitektur Modern
Mengapa tahun 50-an dikatakan sebagai puncak Arsitektur Modern
(banyak dianut oleh pengikut Arsitektur merupakan kerja ilmu dan teknologi)?
a. Karena tahun 50-an, segenap filosofi dan prinsip Arsitektur sebagai ilmu telah dapat diformulasikan dengan sempurna dari ide sampai dengan realisasinya: bangunan kotak dan geometris murni, Platonic solid, menjadi ekspresi yang pas bagi Arsitektur sebagai ilmu, karena dalam ilmu, yang disebut bentuk jikalau memenuhi aturan-aturan geometri, mis : lingkaran, bujursangkar, segitiga ( 2 matra/Dimensi ) dan bola, piramid, kubus ( 3 matra/Dimensi ).
b. Karya-karya Arsitektur mampu dan sangat sempurna untuk mengekspresikan space/ruang (ciri utama ruang adalah: ada tapi tidak dapat dilihat ) yang diwakili oleh kaca lebar dan bidang-bidang polos (Kaca adalah elemen ruang yang sangat tepat untuk mewakili ruang, karena kaca juga memiliki ciri `ada tapi tak terlihat’. Bidang polos pun dianggap sebagai pengekspresi ruang).
c. Faktor lain yang mendukung Arsitektur Modern
pd tahun 50-an: Mass Production.
Dengan produksi massal bahan bangunan oleh pabrik, terjadi 2 akibat:
Kecepatan membangun, dlm waktu singkat dapat menghasilkan bangunan.
Hal ini penting karena pada tahun 1945, Eropa sudah hancur akibat Perang Dunia.
Bahan bangunan dapat menembus batas budaya dan geografis, sehingga Arsitektur menjadi Internasional dan bangunan-bangunan di dunia menjadi seragam.
Dengan kata lain, Arsitektur menjadi sangat demokratis.
Mengapa tahun 50-an dikatakan sebagai kegagalan/ kemerosotan Arsitektur Modern
(banyak dianut oleh pengikut Arsitektur merupakan kerja seni dan estetika)?
Karena Arsitektur telah kehilangan identitas/ ciri individual perancangnya. Tahun-tahun itu, nama yang dikenal orang adalah nama biro-biro Arsitektur, bukan arsiteknya.
Walaupun Arsitektur menjadi sangat demokratis, dalam masyarakat tidak bisa dihilangkan adanya hirarki atau kelas-kelas. Maka kata-kata demokratis itu sama saja bohong/ omong kosong.
Dengan maraknya produksi massal, pabrik-pabrik dapat menghasilkan bahan-bahan bangunan yang sejenis atau mirip, tapi dengan kualitas berbeda.
Dengan hilangnya batas dunia, mengakibatkan hilangnya privacy.
Contoh: diterapkannya open plan, yang berarti anti privacy.
Karena penekanan perancangan pada space, maka desain menjadi polos, simpel, bidang-bidang kaca lebar. Ciri ini juga disebut nihilism yang berarti tidak ada apa-apanya kecuali geometri dan bahan. (Dengan demikian, siapa pun bisa menjadi arsitek. Tidak ada bedanya arsitek atau bukan. Kalau sudah begini, apa gunanya sekolah arsitek?)
Keseragaman bentuk yang geometris menyebabkan pemandangan yang disharmoni, tidak menyatu dengan lingkungan. Terutama di Eropa, di mana bentukan yang geometrik dianggap merusak dan memperburuk wajah lingkungan yang masih kental dengan wajah-wajah neoklasik/pramodern.
Sekitar tahun 1960, pertentangan antara kedua aliran itu (pro dan kontra 1950) terjadi lagi. Inti masalahnya adalah:
“Untuk siapa sebenarnya Arsitektur itu diciptakan?”
Maka tahun ini menjadi titik awal lahirnya Post-Modernisme yang melawan Modernisme dengan pernyataannya: Less is Bore.
Contoh: Brutalisme, aliran yang dianut oleh Paul Rudolph (salah satu proyeknya di Surabaya adalah Gedung Dharmala, tapi belum boleh dikatakan sebagai bangunan yang brutalistik).
Ada satu unsur lain di tahun 60-an yang cukup berpengaruh dalam dunia Arsitektur namun baru diakui peranannya pada tahun 1990-an, yaitu: Mass Media. (media cetak, TV, film). Media massa menjadi bagian dari Arsitektur karena Media menjadi wadah bagi kebebasan individual, alat diskusi/ pertukaran dan penyebar-luasan ide. Media massa menjadi pemicu timbulnya Pluralisme atau Kemajemukan yang menjadi bahan dasar Post-Modernisme.
Perbedaan karakter Modernisme dan Post-Modernisme:
Modernisme : singular, seragam, tunggal
Post-Modernisme : plural, beraneka-ragam, bhinneka
B.ARSITEKTUR POSTMODERN
Pengertian postmodern :
* Arsitektur yang sudah melepaskan diri dari aturan-aturan modernisme. Tapi kedua-duanya masih eksis.
* Anak dari Arsitektur Modern. Keduanya masih memiliki sifat/ karakter yang sama.
* Koreksi terhadap kesalahan Arsitektur Modern. Jadi hal-hal yang benar dari Arsitektur Modern tetap dipakai.
* Merupakan pengulangan periode 1890-1930.
* Arsitektur yang menyatu-padukan Art dan Science, Craft dan Technology, Internasional dan Lokal. Mengakomodasikan kondisi-kondisi paradoksal dalam arsitektur.
* Tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Arsitektur Modern.
Perubahan mendasar dalam sejarah dunia arsitektur adalah saat hadirnya arsitektur modern. Arsitektur sampai abad ke-19 dianggap sebagai seni bangunan. Reformasi pemikiran Arsitektur Modern ini mulai muncul pada abad ke-18, dimana yang dimaksud Arsitektur Modern bukan karya arsitektur, melainkan ide, gagasan, pikiran atau pengetahuan dasar tentang arsitektur. Pemikiran tersebut baru dapat direalisasikan pada pertengahan abad ke-19 dikarenakan pendidikan Arsitektur yang dibagi menjadi dua, sebagai kesenian dan sebagai ilmu teknik sipil, dan munculnya industri bahan bangunan.
Antara tahun 1890-1930 muncul berbagai macam pergerakan, antara lain : Art and Craft, Art Noveau, Ekspresionisme, Bauhaus, Amsterdam School, Rotterdam School, dll. Periode tersebut merupakan puncak sekaligus titik awal dari arsitektur modern.
Pada tahun 1950-1960, terdapat 2 pihak yang berlawanan :
1. Kelompok yang berpihak pada teknologi dan industrialisasi; tahun 1950 dikatakan sebagai titik puncak kejayaan Arsitektur Modern.
2. Kelompok yang memuja estetik dan artistik; tahun 1950-an dilihat sebagai titik awal kemerosotan Arsitektur Modern.
Sekitar tahun 1960-an, pertentangan antara kedua pihak itu terjadi lagi dikarenakan adanya perbedaan pendapat tentang ‘untuk siapa arsitektur itu diciptakan?’. Hal tersebut yang menjadi titik awal lahirnya Post Modernisme yang melawan Modernisme dengan pernyataan: Less Is Bore. Media massa juga ikut berperan dalam memicu timbulnya pluralism yang menjadi bahan dasar post modernisme.
Perbedaan karakter Modernisme dan Post Modernisme :
Modernisme : singular, seragam, tunggal.
Post Modernisme : plural, beraneka ragam, bhinneka.
Sebuah Gambaran tentang Post Modern
Postmodern bisa dimengerti sebagai filsafat, pola berpikir, pokok berpikir, dasar berpikir, ide, gagasan, teori. Masing-masing menggelarkan pengertian tersendiri tentang dan mengenai Postmodern, dan karena itu tidaklah mengherankan bila ada yang mengatakan bahwa postmodern itu berarti `sehabis modern’ (modern sudah usai); `setelah modern’ (modern masih berlanjut tapi tidak lagi populer dan dominan); atau yang mengartikan sebagai `kelanjutan modern’ (modern masih berlangsung terus, tetapi dengan melakukan penyesuaian/adaptasi dengan perkembangan dan pembaruan yang terjadi di masa kini).
Di dalam dunia arsitektur, Post Modern menunjuk pada suatu proses atau kegiatan dan dapat dianggap sebagai sebuah langgam, yakni langgam Postmodern. Dalam kenyataan hasil karya arsitekturnya, langgam ini muncul dalam tiga versi/sub-langgam yakni Purna Modern, Neo Modern, dan Dekonstruksi. Mengingat bahwa masing-masing pemakai dan pengikut dari sub-langgam/versi tersebut cenderung tidak peduli pada sub-langgam/versi yang lain, maka masing-masing menamakannya langgam purna-modern, langgam neo-modern dan langgam dekonstruksi.
1. PURNA MODERN
a. Purna Modern merupakan pengindonesiaan dari post-modern versi Charles Jencks (ingat, pengertian veris Jencks itu berbeda dari pengertian umum dari `Post Modern’ yang digunakan dalam judul catatan kuliah ini)
b. Ditandai dengan munculnya ornamen, dekorasi dan elemen-elemen kuno (dari Pra Modern) tetapi dengan melakukan transformasi atas yang kuno tadi.
c. Menyertakan warna dan tekstur menjadi elemen arsitektur yang penting yang ikut diproses dengan bentuk dan ruang.
d. Tokohnya antara lain : Robert Venturi, Michael Graves, Terry Farrell.
2. NEO MODERN
a. Dahulu diberi nama Late Modern oleh Charles Jencks, sehingga pengertiannya tetap tidak berubah.
b. Tidak menampilkan ornamen dan dekorasi lama tetapi menojolkan Tektonika (The Art of Construction). Arsitekturnya dimunculkan dengan memamerkan kecanggihan yang mutakhir terutama teknologi.
c. Sepintas tidak terlihat jauh berbeda dengan Arsitektur Modern yakni menonjolkan tampilan geometri.
d. Menampilkan bentuk-bentuk tri-matra sebagai hasil dari teknik proyeksi dwi matra (misal, tampak sebagai proyeksi dari denah). Tetapi, juga menghadirkan bentukan yang trimatra yang murni (bukan sebagai proyeksi dari bentukan yang dwimatra).
e. Tokohnya antara lain: Richard Meier, Richard Rogers, Renzo Piano, Norman Foster.
f. Tampilan dominan bentuk geometri.
g. Tidak menonjolkan warna dan tekstur, mereka ini hanya ditampilkan sebagai aksen. Walaupun demikian, punya warna favorit yakni warna perak.
3. DEKONSTRUKSI
a. Geometri juga dominan dalam tampilan tapi yang digunakan adalah geometri 3-D bukan dari hasil proyeksi 2-D sehingga muncul kesan miring dan semrawut.
b. Tokohnya antara lain: Peter Eisenman, Bernard Tschumi, Zaha Hadid, Frank O’Gehry.
c. Menggunakan warna sebagai aksen dalam komposisi sedangkan tekstur kurang berperan.
Pokok-pokok pikiran yang dipakai arsitek Post Modern yang tampak dari ciri-ciri di atas berbeda dengan Modern. Di sini akan disebutkan tiga perbedaan penting dengan yang modern itu.
1. Tidak memakai semboyan Form Follows Function
Arsitektur posmo mendefinisikan arsitektur sebagai sebuah bahasa dan oleh karena itu arsitektur tidak mewadahi melainkan mengkomunikasikan.
Apa yang dikomunikasikan?
Yang dikomunikasikan oleh ketiganya itu berbeda-beda, yaitu :
PURNA MODERN : yang dikomunikasikan adalah identitas regional, identitas kultural, atau identitas historikal. Hal-hal yang ada di masa silam itu dikomunikasikan, sehingga orang bisa mengetahui bahwa arsitektur itu hadir sebagai bagian dari perjalanan sejarah kemanusian.
NEO MODERN : mengkomunikasikan kemampuan teknologi dan bahan untuk berperan sebagai elemen artistik dan estetik yang dominan.
DEKONSTRUKSI : yang dikomunikasikan adalah
a. Unsur-unsur yang paling mendasar, essensial, substansial yang dimiliki oleh arsitektur.
b. Kemampuan maksimal untuk berarsitektur dari elemen-elemen yang essensial maupun substansial.
Karena pokok-pokok pikiran itu dapat pula dikatakan bahwa:
Arsitektur PURNA MODERN memiliki kepedulian yang besar kepada masa silam (The Past),
Arsitektur NEO MODERN memiliki kepedulian yang besar kepada masa ini (The Present), sedangkan
Arsitektur DEKONSTRUKSI tidak mengikatkan diri kedalam salah satu dimensi Waktu (Timelessness). Pandangan seperti ini mengakibatkan timbulnya pandangan terhadap Dekonstruksi yang berbunyi “Ini merupakan kesombongan dekonstruksi.”
2. Fungsi ( bukan sebagai aktivitas atau apa yang dikerjakan oleh manusia terhadap arsitektur)
Yang dimaksud dengan `fungsi’ di sini bukanlah `aktivitas’, bukan pula `apa yang dikerjakan/dilakukan oleh manusia tehadap arsitektur’ (keduanya diangkat sebagai pengertian tentang `fungsi’ yang lazim digunakan dalam arsitektur modern). Dalam arsitektur posmo yang dimaksud fungsi adalah peran adan kemampuan arsitektur untuk mempengaruhi dan melayani manusia, yang disebut manusia bukan hanya pengertian manusia sebagai mahluk yang berpikir, bekerja melakukan kegiatan, tetapi manusia sebagai makhluk yang berpikir, bekerja, memiliki perasaan dan emosi, makhluk yang punya mimpi dan ambisi, memiliki nostalgia dan memori. Manusia bukan manusia sebagai makhluk biologis tetapi manusia sebagai pribadi.
Fungsi = apa yang dilakukan arsitektur, bukan apa yang dilakukan manusia; dan dengan demikian, ‘FUNGSI bukan AKTIVITAS’
Dalam posmo, perancangan dimulai dengan melakukan analisa fungsi arsitektur, yaitu :
Arsitektur mempunyai fungsi memberi perlindungan kepada manusia (baik melindungi nyawa maupun harta, mulai nyamuk sampai bom),
Arsitektur memberikan perasaan aman, nyaman, nikmat,
Arsitektur mempunyai fungsi untuk menyediakan dirinya dipakai manusia untuk berbagai keperluan,
Arsitektur berfungsi untuk menyadarkan manusia akan budayanya akan masa silamnya,
Arsitektur memberi kesempatan pada manusia untuk bermimpi dan berkhayal,
Arsitektur memberi gambaran dan kenyataan yang sejujur-jujurnya.
Berdasarkan pokok pikiran ini, maka :
Dalam PURNA MODERN yang ditonjolkan didalam fungsinya itu, adalah fungsi-fungsi metaforik (=simbolik) dan historikal.
NEO MODERN menunjuk pada fungsi-fungsi mimpi, yang utopi (masa depan yang sedemikian indahnya sehingga tidak bisa terbayangkan).
DEKONSTRUKSI menunjuk pada kejujuran yang sejujur-jujurnya.
3. Bentuk dan Ruang
Didalam posmo, bentuk dan ruang adalah komponen dasar yang tidak harus berhubungan satu menyebabkan yang lain (sebab akibat), keduanya menjadi 2 komponen yang mandiri, sendiri-2, merdeka, sehingga bisa dihubungkan atau tidak.
Yang jelas bentuk memang berbeda secara substansial, mendasar dari ruang.
Ciri pokok dari bentuk adalah ‘ada dan nyata/terlihat/teraba’, sedangkan ruang mempunyai ciri khas ‘ada dan tak-terlihat/tak-nyata’. Kedua ciri ini kemudian menjadi tugas arsitek untuk mewujudkannya.
Berdasarkan pokok pikiran ini, maka dalam arsitektur :
Purna Modern bentuk menempati posisi yang lebih dominan daripada ruang,
Neo Modern sebaliknya bertolak belakang , menempatkan ruang sebagai unsur yang dominan, sedangkan dalam
Dekonstruksi tidak ada yang dominan, tidak ada yang tidak dominan, bentuk dan ruang memiliki kekuatan yang sama.
ORDRUPGAARD MUSEUM EXTENSION
KARYA ZAHA HADID
ext21.jpg
Bangunan seluas 1150 m2 yang memiliki konsep awal museum dan garden ini, mengacu pada teori analogi biologis, lebih tepatnya organik. Bangunan ini berkembang dari dalam ke luar dan ingin menampilkan interior ke luar bangunan sebagai sarana menyatukan bangunan dengan alam sekitar.
ext3.jpgMuseum yang terletak di negara Denmark ini, memakai material berupa beton in-situ black lava, baja, dan kaca. Struktur yang digunakan adalah gabungan struktur rangka dan membran. Kekhasan museum ini adalah tetap dipertahankannya bangunan lama sebagai bangunan utama dan landscape sekitar.
Dari segi lighting, terdapat perpaduan pencahayaan alami dan buatan di mana pencahayaan alami lebih kuat; segi penghawaan juga seperti pada pencahayaan, ada yang alami dan buatan. Interior pada bangunan ini memiliki kesan light atau ringan. Hal ini dikarenakan penggunaan elemen pengisi dan pelengkap yang ringan. Penggunan elemen-elemen yang tidak terlalu berat ini dipakai karena pada beberapa bagian fasade terdapat kaca yang ditopang baja-baja disusun grid yang menimbulkan kesan berat. Sehingga untuk memperingan kondisi tersebut, dipakailah elemen-elemen yang terkesan ringan.
ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI
Arsitektur dekonstruksi merupakan pengembangan dari arsitektur modern. Munculnya arsitektur dekonstruksi sekitar tahun 1988 dalam sebuah diskusi Academy Forum di Tate Gallery, London. Kemudian disusul oleh pameran di Museum of Art, New York dengan tema “Deconstructivist Archiecture” yang diorganisir oleh Philip Johnson dan terdapat tujuh arsitek yang menampilkan karya-karyanya, yaitu; Peter Esienman, Bernard Tschumi, Daneil Libeskind, Frank Gerhy, Zaha Hadid, Rem Koolhaas, dan Coop Himmelblau.
Gejala “Dekon” dalam arsitektur telah menjadi tema perdebatan yang hangat dengan karya-karyanya yang mendobrak aturan-aturan yang berlaku.
Pada 8 April 1988 dalam “international Symposium on Deconstruction” yang diselenggarakan oleh Academy Group di Tate Gallery, dikukuhkan bahwa dekonstruksi bukanlah gerakan yang tunggal atau koheren, meski banyak diwarnai oleh kemiripan – kemiripan formal di antara karya arsitek yang satu dengan yang lainnya. Dekonstruksi tidak memiliki ideologi ataupun tujuan formal, kecuali semangat untuk membongkar kemapaman dan kebakuan.
Aliran dekonstruksi mulanya berkembang di kalangan arsitek Perancis dan Inggris, kemudian oleh Philip Johnson dan Mark Wigley melalui sebuah pameran yang bertema “deconstructivist Architecture” yang di selenggarakan di Museum of Art, New York, tanggal 23 Juni – 30 Agustus 1988 mencetuskan ‘dekonstruktivisme’ yang lebih berkonotasi pragmatis dan formal serta berkembang di Amerika.
Telaah dan pemahaman dekonstruksi memerlukan suatu kesiapan untuk belajar menerima beberapa kemungkinan phenomena. Syarat dari semua ini berdiri di atas keterbukaan dan kesabaran. Keterbukaan membiarkan phenomena berbicara langsung tanpa prekonseosi. Kesabaran memberikan ruang kepada orang untuk mendengar lebih cermat dan seksama.
Deconstruction sebuah konsep Perancis yang diturunkan oleh Jacques Derrida ( lahir 1921) tidak mudah disampaikan sebagaimana pemahaman orang tentang konstruksi, destruksi, dan rekonstruksi. Derrida mengajak semua orang termasuk arsitek untuk merenungkan kembali hakekat sesuatu karya agar berbicara menurut pesona dan kapasitasnya masing –masing. Keseluruhan ini berangkat dari suatu metoda komposisi. Derrida menyebutkannya dalam merajut rangkaian hubungan – hubungan. Dalam tekniknya terdapat beberapa teknik dan terminologi yang perlu klarifikasi di sini. Usaha demikian diharapkan dapat memperjelas hubungan Deconstruction dan Rancang bangunan.
Konsep utama memproduksi atau mengadakan karya bertolak dari konsep yang oleh Derrida pada kasus literatur disebut differance. Dalam rancang bangun konsep ini tidak dapat dipahami sebagai suatu pendekatan yang membuka pemikiran bahwa karya bukanlah semata – mata representasi yang direduksi sebagai alat menyampaikan gagasan atau pesan. Merancang karya diharapkan memberi peluang agar kemungkinannya berbicara bisa merdeka dari prinsip dominasi. Differance memahami setiap komponen bahkan elemen dari komposisi sebagai suatu potensi yang tidak terpisahkan keberadaan, peran dan fungsinya dalam kesemestaan. Artinya mereka tidak hanya sebagai suatu alat untuk menunjuk pada sesuatu gagasan atau ingatan atau nilai tertentu. Diferance memberikan pemahaman baru bagaimana melihat elemen rancangan rancang bangun dalam sebagai batas – batas wilayah yang mengkaitkan : manusia-material-konstruksi-rupa/bentuk dan tempat. Rancang bangunan sebagai suatu keutuhan dan aspek – aspeknya adalah jejak – jejak dari suatu kesemestaan yang mampu berbicara sendiri sebagai pembangun pemahaman dunia. Seperti halnya suatu ‘text’ rancang bangunan marupakan suatu komposisi yang berosilasi di antara hadir dan absen. Dengan osilasi tersebut terjalin suatu yang terputus – putus sebagaimana pemahaman kita sebenarnya akan dunia ini.
Diskontinuitas dan putusnya linearitas menghadirkan permainan dalam setiap komposisi karena apa yang digagas dan dibangun tidaklah berdiri sendiri. Gagasan yang dituangkan dalam komponen komposisi yang sebenarnya dikutip dari rujukan di tempat lain. Bentuk/rupa material-konstruksi-lokasi. Jadi tidak pernah komponen komposisi berdiri sendiri yang lahir dan tercipta dari ruang hampa. Differance mengangkat permasalahan komposisi yang terdiri atas “ citatioans” atau kutipan – kutipan ke dalam suatu komposisi. Dengan komposisi sebenarnya orang melihat dan merasakan suatu representsi pentunjuk yang hadir dengan rujukan yang tidak hadir ( entah di mana ). Komposisi ini memberikan suatu gambaran fragmen – fragmen dari sumbernya yang “mengada” di suatu lokasi dan tampil seolah – olah utuh dan stabil sebagai sosok mandiri. Rujukan gagasan bentuk/rupa misalnya, tidak pernah lepas dari keinginan untuk melayani “kebutuhan” manusia. Atas dasar merujuk pada sumber – sumber tidak hadir itulah sebuah komposisi “meng-ada”. Dengan itu pula apa yang hadir sebenarnya memberikan “jejak” kepada sumber – sembernya. Interprestasi komposisi menurut prinsip differance tidak mungkin dilakukan tanpa membaca atau menelusuru jejak – jejak yang hadir ke sumber – sumber mereka. Hasil dari komposisi yang lahir dengan hadirnya jejak – jejak tersebut oleh Derrida disebut Dissemination.
Deconstruction sebagai upaya atau metoda kritis, tidak hanya berupaya membongkar bangun – bangun teori atau karya lewat elemen, struktur, infrastruktur maupun contextnya. Lebih dari itu, kekuatan – kekuatan yang berperan pada konsep yang bersangkutan akan: dilucuti atribut – atributnya, dikupas habis hingga telanjang bulat, dilacak asal usul dan perkembangannya, dicari kaitan – kaitannya dengan konsep – konsep lain, digelar kemungkinan – kemungkinan posisi maupun kontribusinya terhadap apa saja. Semua proses pembongkaran tersebut dimaksudkan untuk membangun kembali karakteristik phenomenalnya. Dalam pembangunan kembali tersebut, ekspose dari ‘interplay’ kekuatan – kekuatan melalui : kontradiksi – kontradiksi, kesenjangan – kesenjangan, decomposition, disjunction, discontinuity, dan deformation, merupakan cara untuk memperlihatkan kemungkinan – kemungkinan “ada” dan “mengada”. Daya tarik deconstruction bagi dunia rancang bangun terletak di dalam cara melihatnya bahwa ruang dan bentuk adalah tempat kejadian yang selayaknya terbuka bagi yang mungkin dan yang tidak mungkin
Beberapa karya besar dari arsitek-arsitek yang menjunjung langgam dekonstruksi dapat dilihat pada uraian berikut.
* VILA OLIMPICA HOTEL ARTS
Arsitek : Frank O. Gehry
Lokasi : Barcelona, Spanyol
The Vila Olimpica Hotel Arts berlokasi di Olympic Village yang memiliki luas 150.000 square feet. Dengan waktu pelaksanaan yang cukup lama (1989-1992), bangunan ini menjadi sebuah karya yang unik.
Dengan menampilkan bentukan – bentukan trimatra , bangunan yang merupakan transformasi dari bentuk ikan yang direalisasikan dalam sebuah konstruksi sepanjang 54 meter dengan ketinggian 35 meter. Dengan bentukan dan dimensi seperti ini, bangunan ini menjadi landmark bagi daerah sekitar.
Bangunan ini memamerkan penonjolan konstruksi yang mutakhir sebagai daya tarik yang menjadikan bangunan ini lebih hidup dan berirama. Pengkomunikasian antara hasil teknologi dan pemilihan bahan mampu berperan dalam meningkatkan elemen – elemen artistic dan estetik yang dominan pada bangunan ini.
Selain unsur –unsur yang lepas dari keteraturan, masih dapat kita amati bagian – bagian yang tak lepas dari ‘peninggalan’ pendahulunya, yaitu arsitektur modern. Hal ini nampak pada hadirnya unsur – unsur geometris yang terdapat pada sisi podium.
Sehingga dapat kita amati bagaimana arsitek melakukan perjalanan untuk menghasilkan karya, langkah – langkah apa yang menjadi pemikiran arsitek sebelum masuk kedalam dekonstruksi.
* DENVER ART MUSEUM
Arsitek : Daniel Libeskind
Lokasi : Denver, Colorado – USA
Bangunan ini didirikan diatas lahan seluas 146.000 square feet dan menjadi bangunan yang memiliki konstruksi paling unik bagi lingkungan sekitarnya.
Hal yang pertama kali nampak pada bangunan ini adalah proyeksi trimatra yang nampak kontras namun menjadikan bangunan ini lebih berirama.
Bentukan yang penuh dengan bidang mencuat yang dikantilever menjadi daya tarik utama dari bangunan ini. Penggunaan metal, kaca, titanium dan batu-batu alam dianggap menambah sifat artistic dari bangunan ini.
Untuk dapat menghasilkan bentukan seperti ini tentunya juga mengandalkan kemampuan teknologi dan pemilihan bahan yang tepat dan memiliki spesifikasi yang tepat dan tentunya berkualitas tinggi.
Bangunan ini lebih cenderung mencerminkan ‘massa’ daripada ‘ruang’ yang ada didalamnya.
Sehingga eksprisi sang arsitek dapat dituangkan secara lugas tanpa ada batasan apapun.
* VITRA INTERNATIONAL HEADQUARTERS
Arsitek : Frank O. Gehry
Lokasi : Basel, Switzerland
Bangunan ini berlokasi didaerah sub-urban di luar kota Basel yang dipenuhi oleh bangunan industri seperti pabrik serta apartment yang diperuntukkan sebagai pelengkap daerah baru yang sedang berkembang.
Sebagai bangunan yang berlokasi di daerah yang sedang berkembang, maka diperlukan hal – hal yang mampu menjadi daya tarik bagi keperluan komersial bangunan itu sendiri, terlebih bangunan ini juga diperuntukkan sebagai bangunan industri.
Karenanya pada bangunan ini, unsur ‘ruang’ masih diperhatikan dalam penggarapan desainnya, sehingga muncul bentukan yang lebih ‘sederhana’ jika dibandingkan dengan contoh kasus pada Denver Art Museum pada pembahasan sebelumnya. Bangunan ini nampak memperatahankan bentukan geometrisnya .
Meskipun bentukan yang terjadi lebih sederhana, namun tidak mengurangi eksistensi bangunan sebagai bagian dari arsitektur dekonstruksi. Permainan bidang masih menjadi unsur penangkap bagi eksistensi tersebut .
Unsur penangkap lain dapat dihadirkan dari permainan penggunaan bahan pada fasade eksterior bangunan. Nampak penggunaan metal dan permainan
Perbandingan Ciri-ciri antara Arsitektur Moderen dan Post-Moderen
Ideologi
Moderen
Post-moderen
* Satu gaya internasional
* Berupa khayalan ,idealis
* Fungsional
* Arsitek sebagai nabi
* Elitis untuk setiap manusia
* Zeitgeit
* Bersifat menyeluruh, luas
* Gaya dengan dua makna
* Bentuk semiotic
* Tradisi dan pilihan
* Arsitek sebagai wakil dan aktifis
* Elitis dan partisipatif
* Ornamen, klien
* Sifat berbeda-beda
.
Stylistic
Moderen
Post-moderen
* Bersifat lurus ke depan
* Sederhana
* Bentuk abstrak
* Mempertahankan kemurnian
* Estetika mesin, logika, sirkulasi, teknologi, mekanikal
* Anti ornamen
* Anti historis
* Anti humor
* Anti simbol
* Ekspresi campuran
* Kerumitan
* Ruang yang berubah-ubah dan dengan kejutan
* Konvensional dan bentuk abstrak
* Artikulasi semiotic
* Bermacam-macam estetika yang berubah berdasarkan keadaan, pengungkapan isi Pro organik, pemakaian ornamen
* Pro metaphor
* Pro simbol
* Pro referensi historis
.
Ide desain
Moderen
Post-moderen
* Kota di taman
* Pemisahan fungsi
* “Kulit dan tulang”
* Volume bukan massa
* Papan, ujung balok
* Transparan
* Keadaan kota dan perbaikan
* Pencampuran fungsi
* Arti yang langsung dimengerti
* Ruang tidak simetris dan perluasan
* Street building
* Kedwiartian
* Cenderung asimetri /simetri
Sepanjang sejarah manusia, Arsitektur hanya mengalami satu kali perubahan yang mendasar, yaitu di saat hadirnya Arsitektur Modern
. Sampai dengan masa Neo-klasik abad ke-19, Arsitektur dianggap sebagai pengetahuan kesenian, yaitu seni bangunan. Artinya Arsitektur dianggap sebagai suatu ‘olah rasa’ yang dibuat berdasarkan perasaan sebagai sumber idenya dan tidak ada rumusnya.
Merintis Modern
Di pertengahan abad ke-18, tahun 1750-an di Perancis, muncul orang-orang yang berambisi untuk menghasilkan Arsitektur dengan menggunakan akal dan idenya sebagai sumber idenya, bukan seni dengan perasaan.
Beberapa nama tersebut adalah :
1. Boulle
2. Blondel,
3. Quatremere de Quincy
(Tipologi misalnya, dimunculkan pertama kali pada abad ke-18 oleh Quatremere de Quincy.)
Bagi mereka ini, Arsitektur adalah olah pikir, bukan olah seni. Bagi dunia Arsitektur, apa yang dilakukan oleh orang-orang Perancis ini adalah sebuah reformasi, perubahan. tak ayal lagi, sejarah menobatkan orang-orang ini sebagai the first Modern
. Dengan demikian, dapat saj dikatakan bahwa Arsitektur Modern
ini sudah hadir pada abad ke-18 bukan abad ke-20. Tetapi, yang dimaksud Arsitektur Modern
bukan karya Arsitektur, bukan bangunan atau gedung tapi adalah ide, gagasan, pikiran atau pengetahuan dasar tentang Arsitektur. Oleh sebab itu seringkali dikatakan bahwa pikiran-pikiran dasar/pokok mengenai Arsitektur Modern
telah dimunculkan di abad ke-18.
Pikiran-pikiran dasar yang baru tadi, baru mendapat kesempatan untuk direalisasikan pada pertengahan abad 19, karena beberapa hal :
1. Di pertengahan abad 19 itu secara resmi pendidikan Arsitektur telah terbagi menjadi dua yaitu :
Ecole des Beaux Arts – yang mengajarkan Arsitektur sebagai kesenian
Ecole Polytechnique – yang mengajarkan Arsitektur sebagai ilmu teknik sipil
2. Munculnya industri bahan bangunan, yang mampu menghasilkan keseragaman ukuran dan kecepatan membangun. Kedua hal ini menjadi faktor yang sangat mendorong percepatan dari Arsitektur Modern tersebut.
Tahun 1851 di Inggris, diselenggarakan sebuah Expo , dimana gedung utamanya adalah rancangan dari seorang ahli botani. Gedung tersebut dikenal sebagai “Crystal Palace” karya Joseph Paxton yang oleh sejarah Arsitektur dinyatakan sebagai karya Arsitektur Modern
yang pertama, karena dalam perwujudannya mampui memperlihatkan keberadan dari Arsitektur yang mendominasikan unsur space sebagai. Sebelumnya, form merupakan unsur utama perancangan Arsitektur
Eiffel Tower karya Gustav Eiffel, seorang insinyur sipil.
Kesimpulan:
Ide tahun 1750: ide tentang Arsitektur adalah ‘olah pikir’ dan bukan ‘olah rasa’
Ide tahun 1851: ide tebtang Arsitektur adalah permainan ‘ruang’ dan bukan ‘bentuk’
Modern
Periode 1890 – 1930
Mulai tahun 1890-an sampai dengan 1930-an, terjadi sejumlah pertentangan dalam dunia Arsitektur yang ditunjukkan melalui munculnya berbagai eksperimen yang dilekukan oleh perorangan maupun oleh kelompok, Eksperimen tersebut, kalau diungkapkan sebagai sebuah pertentangan akan dapat dikatakan sebagai berikut ini.
Arsitektur sebagai art vs Arsitektur sebagai science
Arsitektur sebagai form vs Arsitektur sebagai space
rsitektur sebagai craft vs Arsitektur sebagai assembly
Arsitektur sebagai karya manual vs Arsitektur sebagai karya machinal
Ya, Dibutuhkan 40 tahun untuk mengubah Arsitektur menjadi sekarang apa yang dikenal sebagai Arsitektur Modern
. Antara 1890-1930 muncul berbagai macam pergerakan: art and craft, art noveau, ekspresionisme, Bauhaus, Amsterdam School, Rotterdam School, dll.
Periode 40 tahun itu merupakan puncak sekaligus titik awal dari Arsitektur Modern
.
Periode 1950-1960an
Dalam sejarah Arsitektur, berakhirnya Perang Dunia II membawa perjalanan Arsitektur dapat dibaca dari dua sisi yang saling berlawanan yakni:
a. Bagi mereka yang berpihak pada Teknologi dan Industrialisasi, tahun 1950-an dikatakan sebagai titik puncak kejayaan Arsitektur Modern
b. Bagi mereka yang menempatkan Arsitektur sebagai karya yang estetik dan artistik, tahun 1950-an dilihat sebagai titik awal kemerosotan Arsitektur Modern
Mengapa tahun 50-an dikatakan sebagai puncak Arsitektur Modern
(banyak dianut oleh pengikut Arsitektur merupakan kerja ilmu dan teknologi)?
a. Karena tahun 50-an, segenap filosofi dan prinsip Arsitektur sebagai ilmu telah dapat diformulasikan dengan sempurna dari ide sampai dengan realisasinya: bangunan kotak dan geometris murni, Platonic solid, menjadi ekspresi yang pas bagi Arsitektur sebagai ilmu, karena dalam ilmu, yang disebut bentuk jikalau memenuhi aturan-aturan geometri, mis : lingkaran, bujursangkar, segitiga ( 2 matra/Dimensi ) dan bola, piramid, kubus ( 3 matra/Dimensi ).
b. Karya-karya Arsitektur mampu dan sangat sempurna untuk mengekspresikan space/ruang (ciri utama ruang adalah: ada tapi tidak dapat dilihat ) yang diwakili oleh kaca lebar dan bidang-bidang polos (Kaca adalah elemen ruang yang sangat tepat untuk mewakili ruang, karena kaca juga memiliki ciri `ada tapi tak terlihat’. Bidang polos pun dianggap sebagai pengekspresi ruang).
c. Faktor lain yang mendukung Arsitektur Modern
pd tahun 50-an: Mass Production.
Dengan produksi massal bahan bangunan oleh pabrik, terjadi 2 akibat:
Kecepatan membangun, dlm waktu singkat dapat menghasilkan bangunan.
Hal ini penting karena pada tahun 1945, Eropa sudah hancur akibat Perang Dunia.
Bahan bangunan dapat menembus batas budaya dan geografis, sehingga Arsitektur menjadi Internasional dan bangunan-bangunan di dunia menjadi seragam.
Dengan kata lain, Arsitektur menjadi sangat demokratis.
Mengapa tahun 50-an dikatakan sebagai kegagalan/ kemerosotan Arsitektur Modern
(banyak dianut oleh pengikut Arsitektur merupakan kerja seni dan estetika)?
Karena Arsitektur telah kehilangan identitas/ ciri individual perancangnya. Tahun-tahun itu, nama yang dikenal orang adalah nama biro-biro Arsitektur, bukan arsiteknya.
Walaupun Arsitektur menjadi sangat demokratis, dalam masyarakat tidak bisa dihilangkan adanya hirarki atau kelas-kelas. Maka kata-kata demokratis itu sama saja bohong/ omong kosong.
Dengan maraknya produksi massal, pabrik-pabrik dapat menghasilkan bahan-bahan bangunan yang sejenis atau mirip, tapi dengan kualitas berbeda.
Dengan hilangnya batas dunia, mengakibatkan hilangnya privacy.
Contoh: diterapkannya open plan, yang berarti anti privacy.
Karena penekanan perancangan pada space, maka desain menjadi polos, simpel, bidang-bidang kaca lebar. Ciri ini juga disebut nihilism yang berarti tidak ada apa-apanya kecuali geometri dan bahan. (Dengan demikian, siapa pun bisa menjadi arsitek. Tidak ada bedanya arsitek atau bukan. Kalau sudah begini, apa gunanya sekolah arsitek?)
Keseragaman bentuk yang geometris menyebabkan pemandangan yang disharmoni, tidak menyatu dengan lingkungan. Terutama di Eropa, di mana bentukan yang geometrik dianggap merusak dan memperburuk wajah lingkungan yang masih kental dengan wajah-wajah neoklasik/pramodern.
Sekitar tahun 1960, pertentangan antara kedua aliran itu (pro dan kontra 1950) terjadi lagi. Inti masalahnya adalah:
“Untuk siapa sebenarnya Arsitektur itu diciptakan?”
Maka tahun ini menjadi titik awal lahirnya Post-Modernisme yang melawan Modernisme dengan pernyataannya: Less is Bore.
Contoh: Brutalisme, aliran yang dianut oleh Paul Rudolph (salah satu proyeknya di Surabaya adalah Gedung Dharmala, tapi belum boleh dikatakan sebagai bangunan yang brutalistik).
Ada satu unsur lain di tahun 60-an yang cukup berpengaruh dalam dunia Arsitektur namun baru diakui peranannya pada tahun 1990-an, yaitu: Mass Media. (media cetak, TV, film). Media massa menjadi bagian dari Arsitektur karena Media menjadi wadah bagi kebebasan individual, alat diskusi/ pertukaran dan penyebar-luasan ide. Media massa menjadi pemicu timbulnya Pluralisme atau Kemajemukan yang menjadi bahan dasar Post-Modernisme.
Perbedaan karakter Modernisme dan Post-Modernisme:
Modernisme : singular, seragam, tunggal
Post-Modernisme : plural, beraneka-ragam, bhinneka
B.ARSITEKTUR POSTMODERN
Pengertian postmodern :
* Arsitektur yang sudah melepaskan diri dari aturan-aturan modernisme. Tapi kedua-duanya masih eksis.
* Anak dari Arsitektur Modern. Keduanya masih memiliki sifat/ karakter yang sama.
* Koreksi terhadap kesalahan Arsitektur Modern. Jadi hal-hal yang benar dari Arsitektur Modern tetap dipakai.
* Merupakan pengulangan periode 1890-1930.
* Arsitektur yang menyatu-padukan Art dan Science, Craft dan Technology, Internasional dan Lokal. Mengakomodasikan kondisi-kondisi paradoksal dalam arsitektur.
* Tidak memiliki hubungan sama sekali dengan Arsitektur Modern.
Perubahan mendasar dalam sejarah dunia arsitektur adalah saat hadirnya arsitektur modern. Arsitektur sampai abad ke-19 dianggap sebagai seni bangunan. Reformasi pemikiran Arsitektur Modern ini mulai muncul pada abad ke-18, dimana yang dimaksud Arsitektur Modern bukan karya arsitektur, melainkan ide, gagasan, pikiran atau pengetahuan dasar tentang arsitektur. Pemikiran tersebut baru dapat direalisasikan pada pertengahan abad ke-19 dikarenakan pendidikan Arsitektur yang dibagi menjadi dua, sebagai kesenian dan sebagai ilmu teknik sipil, dan munculnya industri bahan bangunan.
Antara tahun 1890-1930 muncul berbagai macam pergerakan, antara lain : Art and Craft, Art Noveau, Ekspresionisme, Bauhaus, Amsterdam School, Rotterdam School, dll. Periode tersebut merupakan puncak sekaligus titik awal dari arsitektur modern.
Pada tahun 1950-1960, terdapat 2 pihak yang berlawanan :
1. Kelompok yang berpihak pada teknologi dan industrialisasi; tahun 1950 dikatakan sebagai titik puncak kejayaan Arsitektur Modern.
2. Kelompok yang memuja estetik dan artistik; tahun 1950-an dilihat sebagai titik awal kemerosotan Arsitektur Modern.
Sekitar tahun 1960-an, pertentangan antara kedua pihak itu terjadi lagi dikarenakan adanya perbedaan pendapat tentang ‘untuk siapa arsitektur itu diciptakan?’. Hal tersebut yang menjadi titik awal lahirnya Post Modernisme yang melawan Modernisme dengan pernyataan: Less Is Bore. Media massa juga ikut berperan dalam memicu timbulnya pluralism yang menjadi bahan dasar post modernisme.
Perbedaan karakter Modernisme dan Post Modernisme :
Modernisme : singular, seragam, tunggal.
Post Modernisme : plural, beraneka ragam, bhinneka.
Sebuah Gambaran tentang Post Modern
Postmodern bisa dimengerti sebagai filsafat, pola berpikir, pokok berpikir, dasar berpikir, ide, gagasan, teori. Masing-masing menggelarkan pengertian tersendiri tentang dan mengenai Postmodern, dan karena itu tidaklah mengherankan bila ada yang mengatakan bahwa postmodern itu berarti `sehabis modern’ (modern sudah usai); `setelah modern’ (modern masih berlanjut tapi tidak lagi populer dan dominan); atau yang mengartikan sebagai `kelanjutan modern’ (modern masih berlangsung terus, tetapi dengan melakukan penyesuaian/adaptasi dengan perkembangan dan pembaruan yang terjadi di masa kini).
Di dalam dunia arsitektur, Post Modern menunjuk pada suatu proses atau kegiatan dan dapat dianggap sebagai sebuah langgam, yakni langgam Postmodern. Dalam kenyataan hasil karya arsitekturnya, langgam ini muncul dalam tiga versi/sub-langgam yakni Purna Modern, Neo Modern, dan Dekonstruksi. Mengingat bahwa masing-masing pemakai dan pengikut dari sub-langgam/versi tersebut cenderung tidak peduli pada sub-langgam/versi yang lain, maka masing-masing menamakannya langgam purna-modern, langgam neo-modern dan langgam dekonstruksi.
1. PURNA MODERN
a. Purna Modern merupakan pengindonesiaan dari post-modern versi Charles Jencks (ingat, pengertian veris Jencks itu berbeda dari pengertian umum dari `Post Modern’ yang digunakan dalam judul catatan kuliah ini)
b. Ditandai dengan munculnya ornamen, dekorasi dan elemen-elemen kuno (dari Pra Modern) tetapi dengan melakukan transformasi atas yang kuno tadi.
c. Menyertakan warna dan tekstur menjadi elemen arsitektur yang penting yang ikut diproses dengan bentuk dan ruang.
d. Tokohnya antara lain : Robert Venturi, Michael Graves, Terry Farrell.
2. NEO MODERN
a. Dahulu diberi nama Late Modern oleh Charles Jencks, sehingga pengertiannya tetap tidak berubah.
b. Tidak menampilkan ornamen dan dekorasi lama tetapi menojolkan Tektonika (The Art of Construction). Arsitekturnya dimunculkan dengan memamerkan kecanggihan yang mutakhir terutama teknologi.
c. Sepintas tidak terlihat jauh berbeda dengan Arsitektur Modern yakni menonjolkan tampilan geometri.
d. Menampilkan bentuk-bentuk tri-matra sebagai hasil dari teknik proyeksi dwi matra (misal, tampak sebagai proyeksi dari denah). Tetapi, juga menghadirkan bentukan yang trimatra yang murni (bukan sebagai proyeksi dari bentukan yang dwimatra).
e. Tokohnya antara lain: Richard Meier, Richard Rogers, Renzo Piano, Norman Foster.
f. Tampilan dominan bentuk geometri.
g. Tidak menonjolkan warna dan tekstur, mereka ini hanya ditampilkan sebagai aksen. Walaupun demikian, punya warna favorit yakni warna perak.
3. DEKONSTRUKSI
a. Geometri juga dominan dalam tampilan tapi yang digunakan adalah geometri 3-D bukan dari hasil proyeksi 2-D sehingga muncul kesan miring dan semrawut.
b. Tokohnya antara lain: Peter Eisenman, Bernard Tschumi, Zaha Hadid, Frank O’Gehry.
c. Menggunakan warna sebagai aksen dalam komposisi sedangkan tekstur kurang berperan.
Pokok-pokok pikiran yang dipakai arsitek Post Modern yang tampak dari ciri-ciri di atas berbeda dengan Modern. Di sini akan disebutkan tiga perbedaan penting dengan yang modern itu.
1. Tidak memakai semboyan Form Follows Function
Arsitektur posmo mendefinisikan arsitektur sebagai sebuah bahasa dan oleh karena itu arsitektur tidak mewadahi melainkan mengkomunikasikan.
Apa yang dikomunikasikan?
Yang dikomunikasikan oleh ketiganya itu berbeda-beda, yaitu :
PURNA MODERN : yang dikomunikasikan adalah identitas regional, identitas kultural, atau identitas historikal. Hal-hal yang ada di masa silam itu dikomunikasikan, sehingga orang bisa mengetahui bahwa arsitektur itu hadir sebagai bagian dari perjalanan sejarah kemanusian.
NEO MODERN : mengkomunikasikan kemampuan teknologi dan bahan untuk berperan sebagai elemen artistik dan estetik yang dominan.
DEKONSTRUKSI : yang dikomunikasikan adalah
a. Unsur-unsur yang paling mendasar, essensial, substansial yang dimiliki oleh arsitektur.
b. Kemampuan maksimal untuk berarsitektur dari elemen-elemen yang essensial maupun substansial.
Karena pokok-pokok pikiran itu dapat pula dikatakan bahwa:
Arsitektur PURNA MODERN memiliki kepedulian yang besar kepada masa silam (The Past),
Arsitektur NEO MODERN memiliki kepedulian yang besar kepada masa ini (The Present), sedangkan
Arsitektur DEKONSTRUKSI tidak mengikatkan diri kedalam salah satu dimensi Waktu (Timelessness). Pandangan seperti ini mengakibatkan timbulnya pandangan terhadap Dekonstruksi yang berbunyi “Ini merupakan kesombongan dekonstruksi.”
2. Fungsi ( bukan sebagai aktivitas atau apa yang dikerjakan oleh manusia terhadap arsitektur)
Yang dimaksud dengan `fungsi’ di sini bukanlah `aktivitas’, bukan pula `apa yang dikerjakan/dilakukan oleh manusia tehadap arsitektur’ (keduanya diangkat sebagai pengertian tentang `fungsi’ yang lazim digunakan dalam arsitektur modern). Dalam arsitektur posmo yang dimaksud fungsi adalah peran adan kemampuan arsitektur untuk mempengaruhi dan melayani manusia, yang disebut manusia bukan hanya pengertian manusia sebagai mahluk yang berpikir, bekerja melakukan kegiatan, tetapi manusia sebagai makhluk yang berpikir, bekerja, memiliki perasaan dan emosi, makhluk yang punya mimpi dan ambisi, memiliki nostalgia dan memori. Manusia bukan manusia sebagai makhluk biologis tetapi manusia sebagai pribadi.
Fungsi = apa yang dilakukan arsitektur, bukan apa yang dilakukan manusia; dan dengan demikian, ‘FUNGSI bukan AKTIVITAS’
Dalam posmo, perancangan dimulai dengan melakukan analisa fungsi arsitektur, yaitu :
Arsitektur mempunyai fungsi memberi perlindungan kepada manusia (baik melindungi nyawa maupun harta, mulai nyamuk sampai bom),
Arsitektur memberikan perasaan aman, nyaman, nikmat,
Arsitektur mempunyai fungsi untuk menyediakan dirinya dipakai manusia untuk berbagai keperluan,
Arsitektur berfungsi untuk menyadarkan manusia akan budayanya akan masa silamnya,
Arsitektur memberi kesempatan pada manusia untuk bermimpi dan berkhayal,
Arsitektur memberi gambaran dan kenyataan yang sejujur-jujurnya.
Berdasarkan pokok pikiran ini, maka :
Dalam PURNA MODERN yang ditonjolkan didalam fungsinya itu, adalah fungsi-fungsi metaforik (=simbolik) dan historikal.
NEO MODERN menunjuk pada fungsi-fungsi mimpi, yang utopi (masa depan yang sedemikian indahnya sehingga tidak bisa terbayangkan).
DEKONSTRUKSI menunjuk pada kejujuran yang sejujur-jujurnya.
3. Bentuk dan Ruang
Didalam posmo, bentuk dan ruang adalah komponen dasar yang tidak harus berhubungan satu menyebabkan yang lain (sebab akibat), keduanya menjadi 2 komponen yang mandiri, sendiri-2, merdeka, sehingga bisa dihubungkan atau tidak.
Yang jelas bentuk memang berbeda secara substansial, mendasar dari ruang.
Ciri pokok dari bentuk adalah ‘ada dan nyata/terlihat/teraba’, sedangkan ruang mempunyai ciri khas ‘ada dan tak-terlihat/tak-nyata’. Kedua ciri ini kemudian menjadi tugas arsitek untuk mewujudkannya.
Berdasarkan pokok pikiran ini, maka dalam arsitektur :
Purna Modern bentuk menempati posisi yang lebih dominan daripada ruang,
Neo Modern sebaliknya bertolak belakang , menempatkan ruang sebagai unsur yang dominan, sedangkan dalam
Dekonstruksi tidak ada yang dominan, tidak ada yang tidak dominan, bentuk dan ruang memiliki kekuatan yang sama.
ORDRUPGAARD MUSEUM EXTENSION
KARYA ZAHA HADID
ext21.jpg
Bangunan seluas 1150 m2 yang memiliki konsep awal museum dan garden ini, mengacu pada teori analogi biologis, lebih tepatnya organik. Bangunan ini berkembang dari dalam ke luar dan ingin menampilkan interior ke luar bangunan sebagai sarana menyatukan bangunan dengan alam sekitar.
ext3.jpgMuseum yang terletak di negara Denmark ini, memakai material berupa beton in-situ black lava, baja, dan kaca. Struktur yang digunakan adalah gabungan struktur rangka dan membran. Kekhasan museum ini adalah tetap dipertahankannya bangunan lama sebagai bangunan utama dan landscape sekitar.
Dari segi lighting, terdapat perpaduan pencahayaan alami dan buatan di mana pencahayaan alami lebih kuat; segi penghawaan juga seperti pada pencahayaan, ada yang alami dan buatan. Interior pada bangunan ini memiliki kesan light atau ringan. Hal ini dikarenakan penggunaan elemen pengisi dan pelengkap yang ringan. Penggunan elemen-elemen yang tidak terlalu berat ini dipakai karena pada beberapa bagian fasade terdapat kaca yang ditopang baja-baja disusun grid yang menimbulkan kesan berat. Sehingga untuk memperingan kondisi tersebut, dipakailah elemen-elemen yang terkesan ringan.
ARSITEKTUR DEKONSTRUKSI
Arsitektur dekonstruksi merupakan pengembangan dari arsitektur modern. Munculnya arsitektur dekonstruksi sekitar tahun 1988 dalam sebuah diskusi Academy Forum di Tate Gallery, London. Kemudian disusul oleh pameran di Museum of Art, New York dengan tema “Deconstructivist Archiecture” yang diorganisir oleh Philip Johnson dan terdapat tujuh arsitek yang menampilkan karya-karyanya, yaitu; Peter Esienman, Bernard Tschumi, Daneil Libeskind, Frank Gerhy, Zaha Hadid, Rem Koolhaas, dan Coop Himmelblau.
Gejala “Dekon” dalam arsitektur telah menjadi tema perdebatan yang hangat dengan karya-karyanya yang mendobrak aturan-aturan yang berlaku.
Pada 8 April 1988 dalam “international Symposium on Deconstruction” yang diselenggarakan oleh Academy Group di Tate Gallery, dikukuhkan bahwa dekonstruksi bukanlah gerakan yang tunggal atau koheren, meski banyak diwarnai oleh kemiripan – kemiripan formal di antara karya arsitek yang satu dengan yang lainnya. Dekonstruksi tidak memiliki ideologi ataupun tujuan formal, kecuali semangat untuk membongkar kemapaman dan kebakuan.
Aliran dekonstruksi mulanya berkembang di kalangan arsitek Perancis dan Inggris, kemudian oleh Philip Johnson dan Mark Wigley melalui sebuah pameran yang bertema “deconstructivist Architecture” yang di selenggarakan di Museum of Art, New York, tanggal 23 Juni – 30 Agustus 1988 mencetuskan ‘dekonstruktivisme’ yang lebih berkonotasi pragmatis dan formal serta berkembang di Amerika.
Telaah dan pemahaman dekonstruksi memerlukan suatu kesiapan untuk belajar menerima beberapa kemungkinan phenomena. Syarat dari semua ini berdiri di atas keterbukaan dan kesabaran. Keterbukaan membiarkan phenomena berbicara langsung tanpa prekonseosi. Kesabaran memberikan ruang kepada orang untuk mendengar lebih cermat dan seksama.
Deconstruction sebuah konsep Perancis yang diturunkan oleh Jacques Derrida ( lahir 1921) tidak mudah disampaikan sebagaimana pemahaman orang tentang konstruksi, destruksi, dan rekonstruksi. Derrida mengajak semua orang termasuk arsitek untuk merenungkan kembali hakekat sesuatu karya agar berbicara menurut pesona dan kapasitasnya masing –masing. Keseluruhan ini berangkat dari suatu metoda komposisi. Derrida menyebutkannya dalam merajut rangkaian hubungan – hubungan. Dalam tekniknya terdapat beberapa teknik dan terminologi yang perlu klarifikasi di sini. Usaha demikian diharapkan dapat memperjelas hubungan Deconstruction dan Rancang bangunan.
Konsep utama memproduksi atau mengadakan karya bertolak dari konsep yang oleh Derrida pada kasus literatur disebut differance. Dalam rancang bangun konsep ini tidak dapat dipahami sebagai suatu pendekatan yang membuka pemikiran bahwa karya bukanlah semata – mata representasi yang direduksi sebagai alat menyampaikan gagasan atau pesan. Merancang karya diharapkan memberi peluang agar kemungkinannya berbicara bisa merdeka dari prinsip dominasi. Differance memahami setiap komponen bahkan elemen dari komposisi sebagai suatu potensi yang tidak terpisahkan keberadaan, peran dan fungsinya dalam kesemestaan. Artinya mereka tidak hanya sebagai suatu alat untuk menunjuk pada sesuatu gagasan atau ingatan atau nilai tertentu. Diferance memberikan pemahaman baru bagaimana melihat elemen rancangan rancang bangun dalam sebagai batas – batas wilayah yang mengkaitkan : manusia-material-konstruksi-rupa/bentuk dan tempat. Rancang bangunan sebagai suatu keutuhan dan aspek – aspeknya adalah jejak – jejak dari suatu kesemestaan yang mampu berbicara sendiri sebagai pembangun pemahaman dunia. Seperti halnya suatu ‘text’ rancang bangunan marupakan suatu komposisi yang berosilasi di antara hadir dan absen. Dengan osilasi tersebut terjalin suatu yang terputus – putus sebagaimana pemahaman kita sebenarnya akan dunia ini.
Diskontinuitas dan putusnya linearitas menghadirkan permainan dalam setiap komposisi karena apa yang digagas dan dibangun tidaklah berdiri sendiri. Gagasan yang dituangkan dalam komponen komposisi yang sebenarnya dikutip dari rujukan di tempat lain. Bentuk/rupa material-konstruksi-lokasi. Jadi tidak pernah komponen komposisi berdiri sendiri yang lahir dan tercipta dari ruang hampa. Differance mengangkat permasalahan komposisi yang terdiri atas “ citatioans” atau kutipan – kutipan ke dalam suatu komposisi. Dengan komposisi sebenarnya orang melihat dan merasakan suatu representsi pentunjuk yang hadir dengan rujukan yang tidak hadir ( entah di mana ). Komposisi ini memberikan suatu gambaran fragmen – fragmen dari sumbernya yang “mengada” di suatu lokasi dan tampil seolah – olah utuh dan stabil sebagai sosok mandiri. Rujukan gagasan bentuk/rupa misalnya, tidak pernah lepas dari keinginan untuk melayani “kebutuhan” manusia. Atas dasar merujuk pada sumber – sumber tidak hadir itulah sebuah komposisi “meng-ada”. Dengan itu pula apa yang hadir sebenarnya memberikan “jejak” kepada sumber – sembernya. Interprestasi komposisi menurut prinsip differance tidak mungkin dilakukan tanpa membaca atau menelusuru jejak – jejak yang hadir ke sumber – sumber mereka. Hasil dari komposisi yang lahir dengan hadirnya jejak – jejak tersebut oleh Derrida disebut Dissemination.
Deconstruction sebagai upaya atau metoda kritis, tidak hanya berupaya membongkar bangun – bangun teori atau karya lewat elemen, struktur, infrastruktur maupun contextnya. Lebih dari itu, kekuatan – kekuatan yang berperan pada konsep yang bersangkutan akan: dilucuti atribut – atributnya, dikupas habis hingga telanjang bulat, dilacak asal usul dan perkembangannya, dicari kaitan – kaitannya dengan konsep – konsep lain, digelar kemungkinan – kemungkinan posisi maupun kontribusinya terhadap apa saja. Semua proses pembongkaran tersebut dimaksudkan untuk membangun kembali karakteristik phenomenalnya. Dalam pembangunan kembali tersebut, ekspose dari ‘interplay’ kekuatan – kekuatan melalui : kontradiksi – kontradiksi, kesenjangan – kesenjangan, decomposition, disjunction, discontinuity, dan deformation, merupakan cara untuk memperlihatkan kemungkinan – kemungkinan “ada” dan “mengada”. Daya tarik deconstruction bagi dunia rancang bangun terletak di dalam cara melihatnya bahwa ruang dan bentuk adalah tempat kejadian yang selayaknya terbuka bagi yang mungkin dan yang tidak mungkin
Beberapa karya besar dari arsitek-arsitek yang menjunjung langgam dekonstruksi dapat dilihat pada uraian berikut.
* VILA OLIMPICA HOTEL ARTS
Arsitek : Frank O. Gehry
Lokasi : Barcelona, Spanyol
The Vila Olimpica Hotel Arts berlokasi di Olympic Village yang memiliki luas 150.000 square feet. Dengan waktu pelaksanaan yang cukup lama (1989-1992), bangunan ini menjadi sebuah karya yang unik.
Dengan menampilkan bentukan – bentukan trimatra , bangunan yang merupakan transformasi dari bentuk ikan yang direalisasikan dalam sebuah konstruksi sepanjang 54 meter dengan ketinggian 35 meter. Dengan bentukan dan dimensi seperti ini, bangunan ini menjadi landmark bagi daerah sekitar.
Bangunan ini memamerkan penonjolan konstruksi yang mutakhir sebagai daya tarik yang menjadikan bangunan ini lebih hidup dan berirama. Pengkomunikasian antara hasil teknologi dan pemilihan bahan mampu berperan dalam meningkatkan elemen – elemen artistic dan estetik yang dominan pada bangunan ini.
Selain unsur –unsur yang lepas dari keteraturan, masih dapat kita amati bagian – bagian yang tak lepas dari ‘peninggalan’ pendahulunya, yaitu arsitektur modern. Hal ini nampak pada hadirnya unsur – unsur geometris yang terdapat pada sisi podium.
Sehingga dapat kita amati bagaimana arsitek melakukan perjalanan untuk menghasilkan karya, langkah – langkah apa yang menjadi pemikiran arsitek sebelum masuk kedalam dekonstruksi.
* DENVER ART MUSEUM
Arsitek : Daniel Libeskind
Lokasi : Denver, Colorado – USA
Bangunan ini didirikan diatas lahan seluas 146.000 square feet dan menjadi bangunan yang memiliki konstruksi paling unik bagi lingkungan sekitarnya.
Hal yang pertama kali nampak pada bangunan ini adalah proyeksi trimatra yang nampak kontras namun menjadikan bangunan ini lebih berirama.
Bentukan yang penuh dengan bidang mencuat yang dikantilever menjadi daya tarik utama dari bangunan ini. Penggunaan metal, kaca, titanium dan batu-batu alam dianggap menambah sifat artistic dari bangunan ini.
Untuk dapat menghasilkan bentukan seperti ini tentunya juga mengandalkan kemampuan teknologi dan pemilihan bahan yang tepat dan memiliki spesifikasi yang tepat dan tentunya berkualitas tinggi.
Bangunan ini lebih cenderung mencerminkan ‘massa’ daripada ‘ruang’ yang ada didalamnya.
Sehingga eksprisi sang arsitek dapat dituangkan secara lugas tanpa ada batasan apapun.
* VITRA INTERNATIONAL HEADQUARTERS
Arsitek : Frank O. Gehry
Lokasi : Basel, Switzerland
Bangunan ini berlokasi didaerah sub-urban di luar kota Basel yang dipenuhi oleh bangunan industri seperti pabrik serta apartment yang diperuntukkan sebagai pelengkap daerah baru yang sedang berkembang.
Sebagai bangunan yang berlokasi di daerah yang sedang berkembang, maka diperlukan hal – hal yang mampu menjadi daya tarik bagi keperluan komersial bangunan itu sendiri, terlebih bangunan ini juga diperuntukkan sebagai bangunan industri.
Karenanya pada bangunan ini, unsur ‘ruang’ masih diperhatikan dalam penggarapan desainnya, sehingga muncul bentukan yang lebih ‘sederhana’ jika dibandingkan dengan contoh kasus pada Denver Art Museum pada pembahasan sebelumnya. Bangunan ini nampak memperatahankan bentukan geometrisnya .
Meskipun bentukan yang terjadi lebih sederhana, namun tidak mengurangi eksistensi bangunan sebagai bagian dari arsitektur dekonstruksi. Permainan bidang masih menjadi unsur penangkap bagi eksistensi tersebut .
Unsur penangkap lain dapat dihadirkan dari permainan penggunaan bahan pada fasade eksterior bangunan. Nampak penggunaan metal dan permainan
Perbandingan Ciri-ciri antara Arsitektur Moderen dan Post-Moderen
Ideologi
Moderen
Post-moderen
* Satu gaya internasional
* Berupa khayalan ,idealis
* Fungsional
* Arsitek sebagai nabi
* Elitis untuk setiap manusia
* Zeitgeit
* Bersifat menyeluruh, luas
* Gaya dengan dua makna
* Bentuk semiotic
* Tradisi dan pilihan
* Arsitek sebagai wakil dan aktifis
* Elitis dan partisipatif
* Ornamen, klien
* Sifat berbeda-beda
.
Stylistic
Moderen
Post-moderen
* Bersifat lurus ke depan
* Sederhana
* Bentuk abstrak
* Mempertahankan kemurnian
* Estetika mesin, logika, sirkulasi, teknologi, mekanikal
* Anti ornamen
* Anti historis
* Anti humor
* Anti simbol
* Ekspresi campuran
* Kerumitan
* Ruang yang berubah-ubah dan dengan kejutan
* Konvensional dan bentuk abstrak
* Artikulasi semiotic
* Bermacam-macam estetika yang berubah berdasarkan keadaan, pengungkapan isi Pro organik, pemakaian ornamen
* Pro metaphor
* Pro simbol
* Pro referensi historis
.
Ide desain
Moderen
Post-moderen
* Kota di taman
* Pemisahan fungsi
* “Kulit dan tulang”
* Volume bukan massa
* Papan, ujung balok
* Transparan
* Keadaan kota dan perbaikan
* Pencampuran fungsi
* Arti yang langsung dimengerti
* Ruang tidak simetris dan perluasan
* Street building
* Kedwiartian
* Cenderung asimetri /simetri
Kamis, 05 Mei 2011
arsitektur modern minimalis
Arsitektur modern minimalis atau minimalis
Pada hakikatnya gaya arsitektur modern diawal perkembangannya adalah merupakan konsep tersendiri. Sejalan dengan penyebarannya di seluruh dunia dan pengaruk kemajuan baik teknologi, budaya yang lebih maka terjadilah pengembangan-pengembangan yang lebih daripada konsep modern seperti lahirnya konsep arsitektur postmodern, maksimalis dan Minimalis .
Postmodern adalah konsep arsitektur yang memadukan seni, ilmu pengetahuan, krajinan dan teknologi. Bangunan post modern dipandang lebih plural, dan beranekaragam dari konsep pendahulunya yaitu modern. Beberapa contoh bangunan postmodern tingkat dunia adalah Stadion Nasional Sarang Burung Cina.
Atau di Negara kita kadang istilah pos modern juga dipakai untuk istilah konsep arsitektur klasik modern, arsitektur modern etnik, arsitektur tradisional modern, arsitektur bali modern, dan sebagainya. Atau disebut jugadengan istilah modern kontemporer.
Adapun arsitektur minimalis juga merupakan pengembangan dari konsep modern. Sehingga para asritek sering menamakan konsep minimalis sebagai turunan dari arsitektur modern. Untuk memahami arsitektur minimalis kita bisa membandingkan dengan gaya arsitektur lain yaitu arsitektur maksimalis.
Arsitektur maksimalis bisa kita fahami sebagai sebuah karya yang melebih-lebihkan atau kadang masyarakat menilainya sebagai karya arsitektur yang norak.
Ada bebrapa unsur pokok terjadinya perkembangan seperti yang kita ulas diatas diantaranya adalah
Pertama.Tempat dimana arsitektur itu berkembang. Dalam unsur ini adalah sejalan dengan ilmu arsitektur bahwa lokasi atau letak lahan merupakan salahsatu unsur pokok dalam pertimbangan perancangan, Maka tidak diragukan dan harus bahwa konsep modern yang lahir di kawasan barat akan berbeda dengan konsep modern di Indonesia yang banyak perbedaan dari kondisi letak terutama geografis. Dan seharusnyalah Arsitektur Indonesia memiliki konsep tersendiri tentang arsitektur modern
Kedua. kemajuan teknologi. Dari kemajuan teknologi maka akan melahirkan konsep-konsep yang baru dalam dunia arsitektur. Baik dalam segi metode perencanaan, kontruksi, atau struktur
Ketiga. Kondisi sosial atau pola hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan ilmu arsitektur bahwa masyarakan sebagai penikmat arsitektur merupakan komponet terpenting dalam pertimbangan perancangan sehingga seseorang akan bisa terwujud adanya keamanan, kenyamana, estetika yang dia inginkan. Nilai sebuah kehidupan modern barat pasti banyak perberbedaan dengan nilai kehidupan modern bangsa timur. Dan itu akan sangat mempengaruhi pengertian konsep arsitektur Indonesaia.
Perihal arsitektur modern.
Ada beberapa pengertian mengenai konsep modern :
1. Bangunan modern adalah bersifat singular, seragam dan tunggal. Pengertian ini lahir dikarnakan dampak sejarah munculnya revolusi industri di eropa pada saat itu yang secara tidak langsung mempengaruhi pola perkembangan arsitektur. Dari kemajuan teknologi industri tersebut molailah berpengaruh pada proses rancangan, konstruksi, struktur dan efisiensi. Arsitektur molai diproduksi dengan cara masal seperti halnya mobil yang di produksi secara masal, seragam dan tunggal.
2. Gaya modern adalah gaya yang simple, bersih, fungsional, stylish, trendy, up-to-date. Pengertian ini lahir berkaitan dengan perkembangan gaya hidup penikmat karya arsitektur yang semakain modern, serba cepat, mudah, berkualitas dan fungsional, didukung dengan teknologi industri yang canggih.
3. Gaya modern merupakan perencanaan konsep yang mengusung fungsi ruang sebagai titik awal desain. Pengertian ini sejalan dengan pemahaman bahwa Prinsip arsitektur modern ini sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur ‘form follow function’ atau bentuk mengikuti fungsi.
Salasatu arsitek pendahulu yang memakai konsep ini adalah Le Corbusier dari Perancis yang terkenal dengan system Le modular- nya, satu konsep rancangan dengan pendekatan perulangan unit-unit bangunan untuk kemudahan penyusunan standar fungsional dan modulasi sistem struktur serta kecepatan pembangunan yang memungkinkan sistem konstruksi dengan material bangunan fabrikasi.
Berbincang tentang arsitektur modern kita bias menemukan cabang atau pengembangan dari konsep moderen diantaranya adalah minimalis, postmodern dan diwilayah Indonesia ada yang namanya modern etnik, modern tradisional dll
Perihal arsitektur minimalis.
Konsep minimalis sebenarnya sebuah konsep yang berdiri sendiri sebagai respon kejenuhan dari sebuah gaya arsitektur-arsitektur terdahulu. Hal ini bisa kita lihat kemunculannya pada tahun 1980 yang condong berdasar pada gaya arsitektur art deco.
Tetapi pada saat ini kita melihat minimalis lahir kembali dari biground gaya modern sehingga kita bisa memahami bahwa pada dasarnya istilah minimalis merupakan modifikasi desain bergaya modern. Sehingga para asritek sering menamakan turunan dari arsitektur modern.
Ada juga yang mengartikan bahwa arsitektur minimalis merupakan arsitektur modern tetapi arsitektur modern belum tentu arsitektur minimalis maka dari pernyataan itu kita akan mendapati istilah gaya arsitektur lain yang memiliki unsure modern seperti : klasik modern, arsitektur modern etnik, arsitektur tradisional modern, arsitektur bali modern, dan sebagainya yang tidak masuk dalam klasifikasi arsitektur minimalis tapi memiliki pendekatan modern.
Pada gaya minimalis ini permainan unsur garis tegas, tegak lurus dan bidang, serta pewarnaan yang cenderung lebih berani.
Adapun bangunan modern minimalis bisa kita simpulkan bangunan yang bersifat singular, seragam dan tunggal, esensial, fungsi ruang sebagai titik awal desain (functionalism) atau form follow function, clarity (kejelasan) dan minimum sebagai tujuan dan nilai estetika (simplicity), menggunakan unsur garis, tegak lurus dan bidang. Penghindaran dari elemen arsitektur ornament dll.
Tips-tips mendesai bangunan minimalis atau modern minimalis yang perlu kita perhatikan:
Pertama. Rencanakan tata ruang yang efektif dan fleksibel,fungsional dengan system sirkulasi yang sederhana (pencapaian yang cepat dan mudah), multifungsi melalui mengolahan zoning dengan tetap memperhatikan kondisi site dan keadaan penggunan sebagai pertimbangan pokok.
Kedua. Gunakan unsur garis tegas, tegak lurus, permainan bidang dan warna serta pemanfaatan bahan yang tepat.
Ketiga. Dikarnakan dalam perncanaan konsep modern minimalis kita mengolah elemen dasar dan bentu simple maka perhatikan pengolahannya dengan baik melalui pertimbangan proporsi, komposisi, warna, bahan msderndan elemen arsitektural lainnya sehingga kita tidak salah dalam perencanaan yang bisa menimbulkan kesan monoton dan membosankan.
Keempat. Masukkan konsep tropis pada atap karna memang kita terletak didaerah tropis dengan tetap mempertahankan kesan moder minimalis murni dengan atap datar dengan cara menyembunyikannya serta memilih bahan penutup atap yang cocok untuk keamanan dan kenyamanan pengguna serta menghasilkan sudut lebih datar dari atap tropis pada umumnya. Ini sebagai usaha untuk meminimalkan atap dak yang rentang dengan bocor dan lainnya.
Jika terpaksa memakai atap dak maka perhatikan kualitas beton yang dipakai, pelaksanaan atau pakailah bahan tanbahan yang bisa mengurangi kerusakan daru pengaruh hujan dan panas yang ada dipasaran.
Kelima. Gunakan elemen arsitektural yang tahan cuaca tropis (panas-hujan). Seperti baja, aluminium dll karna pada dasarnya konsep minimalais atau moder minimalis kurang ada perlindungan yang baik untuk elemen-elemen arsitektur seperti kusen, jendela dan pintu. Jika terpaksa menggunakan kayu dan semisalnya maka gunakan finising yang terbaik dan finising lainnya yang tahan dengan kondisi cuaca tropis.
Keenam. Perencanaan yang tepat dalam kontek yang berkaitan dengan budget. Karna dasar konsep modern minimalis adalah mereduksi dari gaya arsitektur lain yang akan ada pengurangan dalam proses perancangan dari gaya arsitektur lainnya sehingga secara tidak langsung juga mengurang biyaya kontruksi. Tetapi dari sisi lain bisa menjadi mahal karna tuntutan kualitas baik yang memaksa mencari alternative-alternatif untuk pencapaian desain.
Dalam kontek ini kita sesuaikan dengan budget yang kita miliki. Jika dana cukup besar maka kita akan bisa mengeksplorisasi desain dengan leluasa dan berani kalaupun dana kita terbats pun kita bisa memilih alternative alternative yang sesuai dan tetap baik dalam pencapaian desain.
Ketuju. Hindari ornamentasi (untuk desai modern minimals murni)
Kedelapan. Memperhatikan desai interior baik pemilihan furniture atau pernik lainnya yang tetap mengacu konsep modern minimalis, fungsional, fleksibel dan simple yang ada dipasaran.
Kesembilan Memperkuat dengan desai landscape. Dalam hal ini kita bisa lebih mendalami konsep-konsep landscape seperti taman yang bergaya minimalis dan lain sebagainya. Jika memang kita masih memilih taman tropis maka pilihlah tanaman yang memiliki pola pola yang memprkuat konsep minimalis yang baik yang berpola tegas ataupun yang memiliki pola pola unik lainnya.
Pada hakikatnya gaya arsitektur modern diawal perkembangannya adalah merupakan konsep tersendiri. Sejalan dengan penyebarannya di seluruh dunia dan pengaruk kemajuan baik teknologi, budaya yang lebih maka terjadilah pengembangan-pengembangan yang lebih daripada konsep modern seperti lahirnya konsep arsitektur postmodern, maksimalis dan Minimalis .
Postmodern adalah konsep arsitektur yang memadukan seni, ilmu pengetahuan, krajinan dan teknologi. Bangunan post modern dipandang lebih plural, dan beranekaragam dari konsep pendahulunya yaitu modern. Beberapa contoh bangunan postmodern tingkat dunia adalah Stadion Nasional Sarang Burung Cina.
Atau di Negara kita kadang istilah pos modern juga dipakai untuk istilah konsep arsitektur klasik modern, arsitektur modern etnik, arsitektur tradisional modern, arsitektur bali modern, dan sebagainya. Atau disebut jugadengan istilah modern kontemporer.
Adapun arsitektur minimalis juga merupakan pengembangan dari konsep modern. Sehingga para asritek sering menamakan konsep minimalis sebagai turunan dari arsitektur modern. Untuk memahami arsitektur minimalis kita bisa membandingkan dengan gaya arsitektur lain yaitu arsitektur maksimalis.
Arsitektur maksimalis bisa kita fahami sebagai sebuah karya yang melebih-lebihkan atau kadang masyarakat menilainya sebagai karya arsitektur yang norak.
Ada bebrapa unsur pokok terjadinya perkembangan seperti yang kita ulas diatas diantaranya adalah
Pertama.Tempat dimana arsitektur itu berkembang. Dalam unsur ini adalah sejalan dengan ilmu arsitektur bahwa lokasi atau letak lahan merupakan salahsatu unsur pokok dalam pertimbangan perancangan, Maka tidak diragukan dan harus bahwa konsep modern yang lahir di kawasan barat akan berbeda dengan konsep modern di Indonesia yang banyak perbedaan dari kondisi letak terutama geografis. Dan seharusnyalah Arsitektur Indonesia memiliki konsep tersendiri tentang arsitektur modern
Kedua. kemajuan teknologi. Dari kemajuan teknologi maka akan melahirkan konsep-konsep yang baru dalam dunia arsitektur. Baik dalam segi metode perencanaan, kontruksi, atau struktur
Ketiga. Kondisi sosial atau pola hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan ilmu arsitektur bahwa masyarakan sebagai penikmat arsitektur merupakan komponet terpenting dalam pertimbangan perancangan sehingga seseorang akan bisa terwujud adanya keamanan, kenyamana, estetika yang dia inginkan. Nilai sebuah kehidupan modern barat pasti banyak perberbedaan dengan nilai kehidupan modern bangsa timur. Dan itu akan sangat mempengaruhi pengertian konsep arsitektur Indonesaia.
Perihal arsitektur modern.
Ada beberapa pengertian mengenai konsep modern :
1. Bangunan modern adalah bersifat singular, seragam dan tunggal. Pengertian ini lahir dikarnakan dampak sejarah munculnya revolusi industri di eropa pada saat itu yang secara tidak langsung mempengaruhi pola perkembangan arsitektur. Dari kemajuan teknologi industri tersebut molailah berpengaruh pada proses rancangan, konstruksi, struktur dan efisiensi. Arsitektur molai diproduksi dengan cara masal seperti halnya mobil yang di produksi secara masal, seragam dan tunggal.
2. Gaya modern adalah gaya yang simple, bersih, fungsional, stylish, trendy, up-to-date. Pengertian ini lahir berkaitan dengan perkembangan gaya hidup penikmat karya arsitektur yang semakain modern, serba cepat, mudah, berkualitas dan fungsional, didukung dengan teknologi industri yang canggih.
3. Gaya modern merupakan perencanaan konsep yang mengusung fungsi ruang sebagai titik awal desain. Pengertian ini sejalan dengan pemahaman bahwa Prinsip arsitektur modern ini sebenarnya mengikuti prinsip arsitektur ‘form follow function’ atau bentuk mengikuti fungsi.
Salasatu arsitek pendahulu yang memakai konsep ini adalah Le Corbusier dari Perancis yang terkenal dengan system Le modular- nya, satu konsep rancangan dengan pendekatan perulangan unit-unit bangunan untuk kemudahan penyusunan standar fungsional dan modulasi sistem struktur serta kecepatan pembangunan yang memungkinkan sistem konstruksi dengan material bangunan fabrikasi.
Berbincang tentang arsitektur modern kita bias menemukan cabang atau pengembangan dari konsep moderen diantaranya adalah minimalis, postmodern dan diwilayah Indonesia ada yang namanya modern etnik, modern tradisional dll
Perihal arsitektur minimalis.
Konsep minimalis sebenarnya sebuah konsep yang berdiri sendiri sebagai respon kejenuhan dari sebuah gaya arsitektur-arsitektur terdahulu. Hal ini bisa kita lihat kemunculannya pada tahun 1980 yang condong berdasar pada gaya arsitektur art deco.
Tetapi pada saat ini kita melihat minimalis lahir kembali dari biground gaya modern sehingga kita bisa memahami bahwa pada dasarnya istilah minimalis merupakan modifikasi desain bergaya modern. Sehingga para asritek sering menamakan turunan dari arsitektur modern.
Ada juga yang mengartikan bahwa arsitektur minimalis merupakan arsitektur modern tetapi arsitektur modern belum tentu arsitektur minimalis maka dari pernyataan itu kita akan mendapati istilah gaya arsitektur lain yang memiliki unsure modern seperti : klasik modern, arsitektur modern etnik, arsitektur tradisional modern, arsitektur bali modern, dan sebagainya yang tidak masuk dalam klasifikasi arsitektur minimalis tapi memiliki pendekatan modern.
Pada gaya minimalis ini permainan unsur garis tegas, tegak lurus dan bidang, serta pewarnaan yang cenderung lebih berani.
Adapun bangunan modern minimalis bisa kita simpulkan bangunan yang bersifat singular, seragam dan tunggal, esensial, fungsi ruang sebagai titik awal desain (functionalism) atau form follow function, clarity (kejelasan) dan minimum sebagai tujuan dan nilai estetika (simplicity), menggunakan unsur garis, tegak lurus dan bidang. Penghindaran dari elemen arsitektur ornament dll.
Tips-tips mendesai bangunan minimalis atau modern minimalis yang perlu kita perhatikan:
Pertama. Rencanakan tata ruang yang efektif dan fleksibel,fungsional dengan system sirkulasi yang sederhana (pencapaian yang cepat dan mudah), multifungsi melalui mengolahan zoning dengan tetap memperhatikan kondisi site dan keadaan penggunan sebagai pertimbangan pokok.
Kedua. Gunakan unsur garis tegas, tegak lurus, permainan bidang dan warna serta pemanfaatan bahan yang tepat.
Ketiga. Dikarnakan dalam perncanaan konsep modern minimalis kita mengolah elemen dasar dan bentu simple maka perhatikan pengolahannya dengan baik melalui pertimbangan proporsi, komposisi, warna, bahan msderndan elemen arsitektural lainnya sehingga kita tidak salah dalam perencanaan yang bisa menimbulkan kesan monoton dan membosankan.
Keempat. Masukkan konsep tropis pada atap karna memang kita terletak didaerah tropis dengan tetap mempertahankan kesan moder minimalis murni dengan atap datar dengan cara menyembunyikannya serta memilih bahan penutup atap yang cocok untuk keamanan dan kenyamanan pengguna serta menghasilkan sudut lebih datar dari atap tropis pada umumnya. Ini sebagai usaha untuk meminimalkan atap dak yang rentang dengan bocor dan lainnya.
Jika terpaksa memakai atap dak maka perhatikan kualitas beton yang dipakai, pelaksanaan atau pakailah bahan tanbahan yang bisa mengurangi kerusakan daru pengaruh hujan dan panas yang ada dipasaran.
Kelima. Gunakan elemen arsitektural yang tahan cuaca tropis (panas-hujan). Seperti baja, aluminium dll karna pada dasarnya konsep minimalais atau moder minimalis kurang ada perlindungan yang baik untuk elemen-elemen arsitektur seperti kusen, jendela dan pintu. Jika terpaksa menggunakan kayu dan semisalnya maka gunakan finising yang terbaik dan finising lainnya yang tahan dengan kondisi cuaca tropis.
Keenam. Perencanaan yang tepat dalam kontek yang berkaitan dengan budget. Karna dasar konsep modern minimalis adalah mereduksi dari gaya arsitektur lain yang akan ada pengurangan dalam proses perancangan dari gaya arsitektur lainnya sehingga secara tidak langsung juga mengurang biyaya kontruksi. Tetapi dari sisi lain bisa menjadi mahal karna tuntutan kualitas baik yang memaksa mencari alternative-alternatif untuk pencapaian desain.
Dalam kontek ini kita sesuaikan dengan budget yang kita miliki. Jika dana cukup besar maka kita akan bisa mengeksplorisasi desain dengan leluasa dan berani kalaupun dana kita terbats pun kita bisa memilih alternative alternative yang sesuai dan tetap baik dalam pencapaian desain.
Ketuju. Hindari ornamentasi (untuk desai modern minimals murni)
Kedelapan. Memperhatikan desai interior baik pemilihan furniture atau pernik lainnya yang tetap mengacu konsep modern minimalis, fungsional, fleksibel dan simple yang ada dipasaran.
Kesembilan Memperkuat dengan desai landscape. Dalam hal ini kita bisa lebih mendalami konsep-konsep landscape seperti taman yang bergaya minimalis dan lain sebagainya. Jika memang kita masih memilih taman tropis maka pilihlah tanaman yang memiliki pola pola yang memprkuat konsep minimalis yang baik yang berpola tegas ataupun yang memiliki pola pola unik lainnya.
awal menjadi perjuangan
ini semua berwala dari semangat dan motifasi teman-teman yang membuat sya yakin bahwa arsitek adalah sebuah masa depan yang cerah dan menjadi manusia yang berguna. dengan menekuni dunia arsitekur sya dapat dengan bebas berkreasi dan membuat suatu karya dengan ide dan kreatifitas sesuai yang saya inginkan.
untuk menjadi seorang arsitek sejati, membutuhkan perjalanan yang cukup panjang dan kesabaran , 3 tahun sya menekuni dunia arsitek di Universitas Muslim Indonesia begitu banyak yang sy dapatkan mulai dari ilmu pengetahuan dan sahabat-sahabat baru yang membuat sya selalu nyaman belajar arsitetur
untuk menjadi seorang arsitek sejati, membutuhkan perjalanan yang cukup panjang dan kesabaran , 3 tahun sya menekuni dunia arsitek di Universitas Muslim Indonesia begitu banyak yang sy dapatkan mulai dari ilmu pengetahuan dan sahabat-sahabat baru yang membuat sya selalu nyaman belajar arsitetur
Rabu, 04 Mei 2011
ada blog baru coy...
pentingnya membuat sebuah blogger yang dapat memberikan informasi bagi masyrakat pencinta desain arsitektur ... disini anda dapat menemukan suatu desain yang berbeda dengan yang lainnya.. tunggu kehadiran karya-karya terbarunya naahhh..nahh
blog ini akan sangat membantu anda dalam penyelesain tugas-tugas anda dapat saling bertukar informasi kawaan...
dengan blogger ini kita dpt bertukar informasi dan lebih mengenal artsitektur.. okeee
blog ini akan sangat membantu anda dalam penyelesain tugas-tugas anda dapat saling bertukar informasi kawaan...
dengan blogger ini kita dpt bertukar informasi dan lebih mengenal artsitektur.. okeee
Langganan:
Postingan (Atom)



































